Kata Sekjen PPP soal Banyaknya Nama Besar di Bursa Calon Ketum

·Bacaan 1 menit
Wakil Sekjen DPP PPP Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi Achmad Baidowi (kedua kiri) memberikan keterangan saat konferensi pers terkait pendudukan gedung kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (12/12). (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Wakil Sekjen DPP PPP Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi Achmad Baidowi (kedua kiri) memberikan keterangan saat konferensi pers terkait pendudukan gedung kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (12/12). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah nama besar muncul untuk menduduki kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mulai dari nama Politikus Gerindra Sandiaga Uno hingga Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen PPP Achmad Baidowi alias Owiek menyebut, banyaknya nama yang muncul baik dari kader PPP maupun dari luar menunjukkan demokrasi dalam partai berlambang kakbah itu berjalan baik.

“Ini menunjukkan bahwa dinamika organisasi jalan. Menunjukkan proses demokrasi berjalan baik, bahwa di PPP tidak kekurangan kader,” kata Owiek pada Liputan6.com, Jumat (30/10/2020).

Meski banyak juga kader PPP yang mengincar kursi Ketum, Owiek memastikan, tiap anggota atau kader tidak membuat kubu-kubu, apalagi beregesekan satu sama lain.

“Enggak ada (kubu-kubu). Perbedaan sikap dan pendapat hal yang biasa dan itu dinamis,” ucapnya.

Kebangkitan PPP

Selain itu, Owiek berharap dengan munculnya sejumlah nama besar yang menghiasi perebutan kursi Ketum menjadi tanda kebangkitan kejayaan PPP.

“InsyaAllah, bahwa PPP sebagai partai lama masih menjadi magnet politik di Indonesia,” tandasnya.