Kata Shin Tae-yong terkait Hari Nur Yulianto yang Tidak Masuk Timnas Indonesia: Setelah Saya Menonton Langsung..

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Gembar-gembor Hari Nur Yulianto akan dipanggil ke Timnas Indonesia tidak terwujud. Striker sekaligus kapten PSIS Semarang itu tidak dipilih pelatih Shin Tae-yong untuk persiapan babak Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023.

Sebelumnya, CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengisyaratkan Hari Nur Yulianto akan merapat ke Timnas Indonesia pada pengujung September 2021.

Kala itu, medio 20 September 2021, Yoyok Sukawi menyatakan pihaknya tinggal menunggu surat pemanggilan resmi dari PSSI untuk Hari Nur Yulianto.

Dalam daftar 30 pemain yang diumumkan oleh PSSI pada Rabu (29/9/2021), nama Hari Nur Yulianto luput dari komposisi pemain Timnas Indonesia untuk melawan Chinese Taipei.

Padahal, Hari Nur Yulianto tengah on fire. Penyerang berusia 32 tahun itu masuk jajaran pemain lokal tersubur di BRI Liga 1 2021/2022 dengan tiga gol dari lima pertandingan.

Alasan Shin Tae-yong

Shin Tae-yong memimpin pemusatan latihan Timnas Indonesia. (PSSI).
Shin Tae-yong memimpin pemusatan latihan Timnas Indonesia. (PSSI).

Shin Tae-yong mengungkapkan penyebab tidak memanggil Hari Nur Yulianto ke Timnas Indonesia. Arsitek asal Korea Selatan itu menyatakan belum cukup puas dengan penampilannya di BRI Liga 1.

"Setelah saya menonton langsung Hari Nur Yulianto, saya melihat dia belum mendapatkan performa terbaiknya," tutur Shin Tae-yong dinukil dari laman PSSI.

"Tetapi, saya percaya dia akan meningkatkan performanya dan memiliki potensi untuk dipanggil ke Timnas Indonesia," jelas pelatih berusia 52 tahun itu.

Shin Tae-yong memanggil 30 pemain ke Timnas Indonesia untuk menghadapi Chinese Taipei dalam dua leg pada 7 dan 11 Oktober 2021 di Buriram, Thailand.

30 Pemain Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memastikan pemusatan latihan Timnas Indonesia kali ini tak akan digelar dengan intensitas tinggi. (dok. PSSI)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memastikan pemusatan latihan Timnas Indonesia kali ini tak akan digelar dengan intensitas tinggi. (dok. PSSI)

Kiper

  • 1. Nadeo Argawinata (Bali United)

  • 2. Muhammad Riyandi (Barito Putera)

  • 3. Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya)

Bek

  • 4. Asnawi Mangkualam (Ansan Greeners)

  • 5. Johan Farizi (Arema FC)

  • 6. Miftah Anwar Sani (Barito Putera)

  • 7. Rifad Marasabessy (Borneo FC)

  • 8. Fachruddin Aryanto (Madura United)

  • 9. Ryuji Utomo (Penang FC)

  • 10. Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya)

  • 11. Victor Igbonefo (Persib Bandung)

  • 12. Vava Mario Yagalo (Persik Kediri)

  • 13. Pratama Arhan (PSIS Semarang)

  • 14. Rizky Ridho (Persebaya Surabaya)

Gelandang

  • 15. Muhammad Firly (Barito Putera)

  • 16. Kadek Agung (Bali United)

  • 17. Adam Alis (Bhayangkara FC)

  • 18. Evan Dimas (Bhayangkara FC)

  • 19. Witan Sulaeman (Lechia Gdansk)

  • 20. Egy Maulana Vikri (FK Senica)

  • 21. Syahrian Abimanyu (Johor Darul Ta'zim)

  • 22. Ricky Kambuaya (Persebaya Surabaya)

  • 23. Ahmad Agung (Persik Kediri)

  • 24. Irfan Jaya (PSS Sleman)

  • 25. Gunansar Mandowen (Persipura Jayapura)

  • 26. Ramai Rumakiek (Persipura Jayapura)

Penyerang

  • 27. Dedik Setiawan (Arema FC)

  • 28. Kushedya Yudo (Arema FC)

  • 29. Taufik Hidayat (Persija Jakarta)

  • 30. Hanis Saghara (Persikabo 1973)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel