Kata Wamen BUMN Soal Ahok dan Tumiyana Masuk Bursa Calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara

Liputan6.com, Jakarta Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menanggapi masuknya dua pengurus perusahaan BUMN yakni Ahok dan Tumiyana yang menjadi kandidat sebagai Kepala badan otorita ibukota baru negara atau IKN.

"Setahu saya kalau dia nanti terpilih sebagai Kepala badan otorita ibukota baru, boleh jadi Komisaris BUMN tapi tidak boleh menjabat direksi BUMN," ujar dia seperti mengutip Antara, di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Dia menambahkan, masuknya sejumlah pengurus BUMN ke dalam bursa calon kepala badan otorita ibukota, baru sebatas kabar dari media.

Belum tentu sejumlah pengurus BUMN yang masuk bursa calon tersebut nantinya apakah akan terpilih atau tidak sebagai kepala badan otorita ibukota baru.

"Setahu saya kalau jadi menjabat kepala badan tidak boleh menjadi direktur tapi boleh menjabat sebagai komisaris BUMN," jelas dia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa sosok Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara akan segera diputuskan.

Presiden mengungkapkan empat nama calon kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, di mana Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok menjadi salah satu kandidatnya.

Sedangkan tiga kandidat terpilih lainnya adalah kandidat yang terpilih antara lain Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

Presiden Jokowi sendiri dalam waktu dekat akan menandatangani peraturan presiden mengenai keputusan soal kepala badan otorita IKN.

 

Menteri PUPR: Ibu Kota Baru Siap Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Sejumlah siswa mencari lokasi calon ibu kota baru pada peta saat kegiatan belajar bertema wawasan Nusantara di SDN Menteng 02, Jakarta, Selasa (27/8/2019). Kegiatan belajar wawasan Nusantara itu memberitahukan lokasi pemindahan ibu kota RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur.(merdeka.com/Imam Buhori)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan bahwa ibu kota baru negara di Kalimantan Timur (Kaltim) akan siap bila dipilih sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

Dia pun memastikan, proyek ibu kota baru yang terletak di Kabupaten Penajem Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara ini akan rampung pada waktu tersebut.

"Saya kira kalau 2035 itu kan cita-cita. Kalau 2035 Insya Allah ibu kota barunya akan sudah ada," kata Menteri Basuki di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Dia pun menegaskan, ibu kota akan benar-benar siap jika memang ditunjuk sebagai host event olahraga terbesar sedunia tersebut.

"Saya kira iya. Sekarang aja udah capable," ujar dia.

Adapun cita-cita Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 sebelumnya pernah dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta.

Jokowi ingin Indonesia bisa menjadi tuan rumah Olimpiade dalam waktu dekat. Keinginannya juga telah disampaikannya ke Presiden Olimpiade Internasional, Thomas Bac.

"Saya katakan kepada beliau bahwa Indonesia siap untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032," seru Jokowi.