Kata Warga Sekitar Area Latihan Kopassus di Gunung Lawu

TEMPO.CO, Karanganyar - Bukit di pinggang Gunung Lawu, Jawa Tengah, itu mendadak terkenal. Namanya Bukit Tlogodringo. Inilah tempat berlatih para prajurit Grup II Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat yang bermarkas di Kandang Menjangan, Kartasura.

Tim Investigasi TNI Angkatan Darat menyebutkan, di bukit itulah tercetus keinginan untuk membalas dendam terhadap empat pembunuh Sersan Kepala Heru Santoso. Penggagasnya adalah tiga prajurit yang sedang berlatih. »Salah satunya adalah anak buah Santoso. Dia berutang budi karena pernah diselamatkan Santoso saat operasi militer,” ujar Ketua Tim Investigasi TNI AD Brigjen Unggul K. Yudhoyono, dua hari yang lalu.

Warga di sekitar bukit yang berada di wilayah Gondosuli, Tawangmangu, Jawa Tengah, membenarkan adanya latihan prajurit Kopassus pada saat itu. Puluhan prajurit itu datang pada 10 Maret dengan empat truk ukuran sedang dan dua mobil Isuzu Panther. »Tanggal 26 Maret pagi pulang,” ujar seorang warga kepada Tempo kemarin.

»Prajuritnya muda-muda. Tegap, tinggi, dan langsing,” katanya. Jumlahnya sekitar 30-an. Ada juga beberapa tentara yang lebih tua, diperkirakan pelatih. Jumlahnya 20-an.

Para prajurit itu berjalan kaki ke tanah lapang di kaki Tlogodringo. »Mereka mendirikan tenda besar di sana,” ujarnya. Adapun area latihan berada di bukit yang lain, Bukit Nggoramping. »Warga jarang berani merambah ke sana, sebab sudah ada wanti-wanti dari perangkat desa bahwa area itu lokasi latihan tentara,” ujarnya.

Menurut warga lainnya, wilayah itu sudah dipakai latihan militer sejak 1997. »Waktu itu masih Pak Prabowo (Prabowo Subianto) yang jadi pimpinan Kopassus,” katanya. Seingatnya, dalam 5 tahun terakhir, latihan baru kembali digelar pada Maret lalu.

Saban hari selama dua pekan, terdengar rentetan tembakan atau ledakan. Dari kejauhan, para prajurit itu terlihat sedang berlatih dengan senjata laras panjang dan granat. Selama itu pula, semua truk dan dua mobil diparkir di lapangan. Penduduk juga mengatakan tidak pernah melihat ada prajurit yang turun gunung. »Kalau pelatih, memang biasa keluar-masuk,” ujarnya.

UKKY PRIMARTANTYO | DWI A

Topik terhangat:

Partai Demokrat | Agus Martowardojo | Harta Djoko Susilo  | Nasib Anas

Berita terpopuler Tempo:

Penyerang Cebongan Anggota Kopassus

U, Kopassus Pemberondong Tahanan LP Cebongan

Anggota Kopassus Buang CCTV Lapas Cebongan ke Kali

Ini Peralatan Kopassus yang Serbu Lapas Cebongan

Serbu Cebongan, Tiga Anggota Kopassus Turun Gunung

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.