Kaum Kaya RI Beli Mobil Mercedes-Benz, Tapi Bukan yang Sedan

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 yang terjadi sejak bulan Maret tahun 2020 lalu, ternyata tak menyurutkan niat kaum kaya di Indonesia untuk membeli mobil mewah. Salah satu indikatornya, bisa dilihat dari penjualan unit kendaraan Mercedes-Benz.

Berdasarkan data, Mercedes-Benz mencatat penjualan 2.226 unit di tahun lalu. Pencapaian ini, didukung oleh jajaran produk legendaris serta model-model baru yang ditawarkan untuk kaum kaya di Indonesia.

Deputy Director Sales Operation Marketing PT Mercedes-Benz Distributor Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan, menjual mobil mewah saat ini bukanlah perkara mudah. Meski demikian, pabrikan otomotif asal Jerman itu tetap dipilih konsumen dan penggemarnya di dalam negeri.

"Bulan Mei tahun lalu menjadi titik terendah, tapi kemudian dari bulan ke bulan berikutnya mengalami kenaikan. Kami berharap semoga tren positif penjualan ini bisa berlanjut di tahun 2021," ujarnya belum lama ini.

Meski penjualan Mercedes-Benz di Indonesia mengalami penurunan karena dampak pandemi, kata Kary, namun ada kondisi menarik di segmen mobil mewah. Sepanjang tahun lalu, jenis Sport Utility Vehicle alias SUV mengalami peningkatan cukup tajam.

Kary mengatakan, hampir separuh dari total penjualan Mercedes-Benz di Indonesia berasal dari segmen mobil SUV. Dari data, sedan hanya menyumbang penjualan 33 persen, lalu SUV mencapai 50 persen, dan sisanya dari model lain.

"Penjualan tahun lalu, kontribusi terbesarnya dari mobil SUV GLC, lalu ada juga model GLE, baru kemudian dari model sedan C Class dan juga entry level A Class," paparnya.