Kawal Laga Persib vs Persija, Polisi Siapkan Pengamanan Berlapis

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menyiapkan skema pengamanan lebih ketat menjelang pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung melawan Persija, Minggu (2/10). Mereka menerapkan penjagaan berlapis di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjelang dan setelah laga kedua klub.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, semua persiapan sudah dilakukan, terutama dalam upaya menekan potensi yang bisa mengarah pada tindak pelanggaran hukum.

"Sudah ada standar pengawalan dan pengamanan terhadap pemain dan ofisial, itu dilaksanakan sama dengan yang lain," ujar dia.

"(Pengamanan) pola empat ring dan juga ring-ring di luar stadion, itu kita lakukan dengan sistem dan seleksi yang lebih ketat," lanjutnya.

Ring empat belaku di sejumlah akses menuju stadion untuk menjaring penonton yang tak bertiket. Ring tiga dan dua ditempatkan di area dekat kawasan stadion. Sementara di ring satu, akan dilaksanakan pemeriksaan tiket menggunakan scan barcode.

Jakmania Dilarang Datang

Sebelumnya, para pendukung Persija Jakarta dilarang datang ke stadion untuk mengantisipasi potensi yang bisa mengganggu kondusivitas.

"Sehingga kalau terindikasi ini penonton Persija, otomatis pasti akan dikembalikan lagi," kata Ibrahim.

Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengatakan, persiapan sudah dilakukan. Ia pun menyoroti larangan pendukung Persija untuk datang menyaksikan pertandingan secara langsung di Stadion GBLA.

"Insyaallah minggu kita sudah siapkan rencana pengamanan, sama seperti laga-laga Persib sebelumnya," kata dia.

"Menurut keterangan dari panpel, hanya ada bobotoh yang hadir di GBLA. Insyaallah kami lakukan koordinasi dengan Polda Metro agar tidak ada jakmania," pungkasnya.

Dilarang Sweeping Kendaraan Pelat B

Ibrahim Tompo mengatakan upaya larangan pendukungnya Persija datang sudah disosialisasikan oleh sejumlah pihak termasuk panitia pelaksana. Keputusan itu didasari pertimbangan keamanan.

Ia mengimbau pendukung Persib bisa menjaga kondusivitas sebelum pertandingan dimulai hingga laga usai. Halal yang melanggar hukum, seperti sweeping kendaraan plat B akan ditindak tegas.

"Tidak bijaksana sweeping plat B, tidak ada hubungan pelat B dengan pertandingan tersebut. Kita juga berusaha antisipasi kondisi tersebut dengan lakukan patroli dan kegiatan yang dilaksanakan pendukung tersebut," katanya.

"Kami harapkan jangan ada efek kamtibmas dan efek pidana yang muncul, baik pada saat pelaksanaan atau setelah pelaksanaan," pungkasnya. [yan]