Kawanan Residivis Curi Lima Motor di Kalideres, Ini Motifnya

Fikri Halim, Andrew Tito
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dua pria yang diketahui merupakan residivis di Kalideres, Jakarta Barat nekat mencuri lima sepeda motor dari lima lokasi kejadian berbeda. Mereka ternyata berencana ingin foya-foya saat pesta malam tahun baru.

Kedua pelaku itu berhasil diringkus oleh Polsek Kalideres usai keberadaannya terlacak.

Wakapolsek Kalideres AKP Antonius mengatakan, pihaknya menangkap dua pria berinisial DA dan M. Keduanya ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan terkait adanya pencurian motor di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

"Awal mula kejadian Minggu (29 November 2020), kedua pelaku mobile mencari sasaran. Di tempat kejadian perkara (TKP) melihat kendaraan korban dalam posisi terparkir, tidak dikunci setang," ujar Antonius saat rilis kasus di Mapolsek Kalideres, Jakarta Barat, Selasa 29 Desember 2020.

Baca juga: Seorang ABK Mengamuk, Lima Rekannya Hilang Terjun ke Laut

Antonius mengatakan, dengan bermodal kunci leter T, motor tersebut dibawa kabur oleh kedua pelaku. Berangkat dari hal tersebut, Unit Reskrim Polsek Kalideres melakukan olah TKP di lokasi tersebut.

Berkat program No Blindspot CCTV yang digagas Polres Metro Jakarta Barat, pihaknya dapat melihat aksi pelaku. Kedua pelaku terekam CCTV saat tengah datang dan membawa motor korban. Wajah keduanya terekam jelas pada CCTV.

Dari hal tersebut, Kanit Reskrim, AKP Anggoro Winardi berikut jajaran mengidentifikasi pelaku. Pihak Unit Reskrim Kalideres pun akhirnya menemukan identitas kedua pelaku. Mereka merupakan residivis dengan kasus sama dan sering beraksi di wilayah Kalideres.

Pada Selasa 22 Desember 2020, Polsek Kalideres pun berhasil menangkap DA di RS Hospital Citra 5, Kalideres, Jakarta Barat. Pelaku DA melawan saat hendak ditangkap sehingga ditembak oleh polisi di bagian kaki.

"Saat kami interograsi ternyata DA merupakan residivis sebanyak 3 kali dengan kasus yang sama," ujarnya.

Dalam keterangannya, DA mengaku sengaja mencuri motor lantaran untuk pesta tahun baru. Rencananya, DA akan menggunakan hasil pencurian untuk mabuk-mabukan.

"Ini untuk tahun baru, menjelang tahun baru mereka biasa pesta tahun baru, ini persiapan untuk pesta," ujar Antonius.

Ketika dimintai keterangan, DA pun membenarkan hal tersebut. "Ya buat santai-santai saja uangnya. Untuk jalan-jalan," ujarnya.