KBPP Polri adakan bakti sosial untuk peringati Hari Ozon Sedunia

Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri mengadakan bakti sosial pesisir di Pulau Payung Kepulauan Seribu DKI Jakarta dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia (World Ozon Day).

"KBPP berharap bisa berkontribusi nyata untuk mendukung komitmen pemerintah dalam bidang lingkungan hidup maupun pembangunan maritim," kata Ketua Umum KBPP Polri Dr Evita Nursanty melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu pelepasan tukik, aksi bersih-bersih pantai, pemberian Al Quran, pemberian sembako, penanaman dan transplantasi terumbu karang, pengibaran bendera di dalam laut, dan penanaman mangrove.

"Kita ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup khususnya masyarakat pesisir," kata dia.

Oleh karena itu, KBPP Polri bersinergi dengan TNI AL untuk sama-sama memberikan perhatian kepada lingkungan secara konkret. Selain itu, KBPP Polri mengajak semua pihak untuk melihat kekayaan maritim Indonesia.

"Identitas kita adalah negara maritim. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia," ujarnya.

Dengan adanya sekitar 17.000 pulau, Indonesia sangat kaya dengan potensi sumber daya alam. Hal tersebut hendaknya harus dijaga dan kelola dengan arif dan bijaksana.

Di sisi lain, menurutnya, Presiden Joko Widodo juga menegaskan komitmen Indonesia dalam perbaikan lingkungan hidup global melalui isu perubahan iklim. Hal itu ditandai dengan kepemimpinan Indonesia di G20 untuk mengatasi perubahan iklim, komitmen penurunan emisi gas rumah kaca, dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan.

Melalui tindakan nyata hal tersebut akan berdampak positif bagi terpeliharanya lapisan ozon demi mencegah pemanasan global.

Secara khusus Evita menyoroti pentingnya memelihara lingkungan hidup di pulau-pulau yang ada termasuk Kepulauan Seribu sehingga wisatawan semakin tertarik untuk berkunjung.

Ekosistem pesisir harus dipelihara dengan baik misalnya pantai yang bersih dari sampah, penyu yang hidup bebas dari polusi, terumbu karang yang tumbuh dengan baik sebagai tempat ikan dan spesies lain hidup. Termasuk juga tanaman bakau yang berperan besar dalam mencegah abrasi, dan tempat hidup berbagai biota laut selain fungsi penyerap karbon dioksida.

"Dengan terpeliharanya lingkungan pesisir ini, tentu ujung-ujungnya masyarakat kita juga yang akan menikmatinya," kata dia.

Baca juga: KBPP Polri: Sampaikan kritik pada Polri dengan cara membangun

Baca juga: Evita Nursanty: Rakernas KBPP Polri fokus penataan organisasi

Baca juga: Kapolri sebut KBPP senantiasa bantu wujudkan program Polri