KBRI Tokyo Sambut Kloter Terakhir Kontingen Indonesia di Paralimpiade

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kloter terakhir kontingen Indonesia yang akan berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020 akhirnya tiba, Senin 23 Agustus 2021. Tim Merah Putih mendarat di Bandara Haneda, Tokyo.

Rombongan kali ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Osrita Muslim.

Kedatangan mereka langsung disambut oleh Ketua Panitia Pendukung Olimpiade/Paralimpiade KBRI Tokyo E. Wisoko Aribowo, Kepala Bidang Politik Andi Ardiansyah, Kepala Bidang Penerangan dan Sosial Budaya Meinarti Fauzie serta jajaran staf KBRI Tokyo lainnya. Prosesi penyambutan dilakukan di bandara.

"Puji syukur Tim Paralimpiade Indonesia seluruhnya lolos tes PCR, dalam keadaan sehat dan siap berlaga di ajang Paralimpiade Tokyo. Selamat berjuang, KBRI Tokyo siap sedia mendukung" ujar Wisoko dalam rilis NPC Indonesia yang diterima VIVA.

Kloter terakhir Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo berjumlah 11 orang yang terdiri dari atlet cabang olahraga (cabor) menembak Bolo Triyanto & Hanik Puji Astuti, satu atlet cabor atletik Setiyo Budihartanto, pelatih cabor menembak Aris Hariyadi, pelatih cabor renang Dinda Ayu, pelatih cabor badminton Muhamad Nurachman dan tim pendukung lainnya.

"Terima kasih kepada teman-teman KBRI Tokyo atas penyambutan dan fasilitas yang disediakan. Mohon doa kan kami, kami siap bertanding semaksimal mungkin," kata Setiyo Budihartanto.

Dengan datangnya kloter terakhir, kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo kini sudah lengkap. Sebanyak 23 atlet dan ofisial lainnya sudah tiba seluruhnya Tokyo untuk berlaga di Paralimpiade Tokyo.

Tim Merah Putih akan bersaing di tujuh cabor, yaitu badminton, atletik, renang, tenis meja, menembak, powerlifting, dan balap sepeda.

Multievent ini akan diselenggarakan mulai 24 Agustus hingga 5 September 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel