KDRT Venna Melinda, Ferry Irawan Batal Diperiksa Mengaku Sakit Lambung

Merdeka.com - Merdeka.com - Ferry Irawan, suami sekaligus terlapor dalam perkara dugaan kekerasan rumah tangga (KDRT) artis Venna Melinda, batal diperiksa oleh penyidik Kepolisian. Ferry mengaku sedang sakit lambung saat hendak menjalani pemeriksaan.

Ditundanya pemeriksaan terhadap terlapor dugaan kasus KDRT, Ferry Irawan ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto. Ia menyatakan, Ferry sebenarnya telah mendatangi Mapolda Jatim dengan didampingi penyidik Polres Kediri Kota.

"Tadi benar yang bersangkutan (Ferry) hadir ditemani penyidik Polres Kediri Kota," kat Dirmanto, Senin (9/1).

Empat Saksi Diperiksa

Namun, saat akan dilakukan pemeriksaan, Ferry mengalami sakit lambung. Atas pengakuan tersebut, pemeriksaan terhadap Ferry ditunda oleh penyidik.

"Setelah akan diriksa (periksa) yang bersangkutan menyatakan sakit. Yang bersangkutan (Ferry) punya penyakit asam lambung, sehingga belum bisa diriksa (periksa) lebih lanjut oleh (penyidik) Ditreskrikum Polda Jatim," tegasnya.

Hingga saat ini, tambahnya, sudah ada 4 orang yang sudah diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan KDRT ini. Pemeriksaan tersebut telah dilakukan oleh penyidik Polres Kediri Kota.

"Berdasarkan laporan awal Polres Kediri sudah ada 4 saksi di riksa (periksa) di sana. Namun demikian terus didalami oleh penyidik Ditreskrikum Polda Jatim," ungkapnya.

Masih Berstatus Saksi

Dikonfirmasi soal status Ferry, Kasubdit Renakta IV Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Hendra Eko Triyulianto menyatakan jika ia masih saksi. "Masih saksi ya," tukasnya.

Diketahui, kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh artis Vena Melinda rupanya berawal dari cekcok mulut dengan suaminya Ferry Irawan pada Minggu (8/1) di sebuah hotel di Kediri Kota. Akibatnya, hidung Melinda disebut mengalami pendarahan usai ditekan dengan kepala Ferry.

Laporan terhadap Ferry ini sebenarnya telah dilakukan oleh Vena Melinda di Polres Kediri Kota. Namun, oleh Polres Kediri Kota, kasus tersebut akhirnya dilimpahkan ke Polda Jatim. [lia]