Ke Jokowi, Pengusaha Minta Masyarakat Masuk Mal Tak Dibatasi Umur dan Waktu Makan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pengusaha pusat perbelanjaan berharap pemerintah bisa segera mengizinkan anak di bawah 12 tahun untuk masuk ke mal atau dalam pusat perbelanjaan. Serta tidak adanya lagi pembatasan waktu makan.

Ini disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), bersama dengan asosiasi pengusaha lain, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/9/2021).

"Seharusnya tidak ada lagi pembatasan lagi dari sisi usia dan juga waktu makan. Jadi itu yang kami harapkan sekarang," ujar dia.

Pemerintah menetapkan jika saat ini masyarakat yang ingin masuk ke mal harus menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi. Aturan ini demi mencegah penyebaran Covid-19.

Dia mengakui jika pelonggaran di mana makan di tempat di pusat perbelanjaan menjadi 60 menit, sedikit mendorong peningkatan kunjungan.

Tapi diharapkan pelonggaran yang diberika bisa lebih besar lagi. "Mengharapkan anak di bawah 12 tahun diperbolehkan juga masuk ke pusat perbelanjaan," lanjut dia.

Penyediaan Vaksin

Pengunjung ataupun pegawai Mal Summarecon Serpong wajib scan barcode Pedulilindungi sebagai syarat masuk ke dalam mal di tiap pintu masuk. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)
Pengunjung ataupun pegawai Mal Summarecon Serpong wajib scan barcode Pedulilindungi sebagai syarat masuk ke dalam mal di tiap pintu masuk. (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Pengusaha menilai jika sejauh ini pemakaian aplikasi Peduli Lindungi memang cukup baik untuk mencegah orang yang tidak memenuhi syarat, masuk ke pusat perbelanjaan.

Namun kembali, pengusaha berharap agar pemerintah dapat menjamin ketersediaan vaksin di daerah yang tingkat penularannya masih tinggi. Selain itu akses masyarakat untuk memperoleh vaksinasi juga harus dipermudah.

"Kalau tidak, akan menjadi masalah dengan program wajib vaksinasinya. Lalu keandalan dan kelancaran aplikasi Peduli LIndungi juga harus terus ditingkatkan supaya tidak jadi kendala terutama juga di daerah," ujar dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel