Kearifan Lokal adalah Aspek Kebudayaan, Kenali Ciri-Ciri, Fungsi, dan Bentuknya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Kearifan lokal adalah cerminan cara hidup suatu masyarakat. Kearifan lokal merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri. Hal ini merupakan warisan dari orang terdahulu.

Kearifan lokal atau local wisdom ini biasanya diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi melalui cerita dari mulut ke mulut. Kearifan lokal bisanya terdapat pada cerita rakyat, peribasahasa, lagu, hingga permainan rakyat.

Kearifan lokal adalah suatu pengetahuan yang ditemukan oleh masyarakat lokal tertentu melalui kumpulan pengalaman dalam mencoba. Hal ini selanjutnya diintegrasikan dengan pemahaman terhadap budaya dan keadaan alam suatu tempat.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (20/4/2021) tentang kearifan lokal adalah.

Pengertian Kearifan Lokal

Ilustrasi Kebudayaan Credit: pexels.com/GuangZu
Ilustrasi Kebudayaan Credit: pexels.com/GuangZu

Kearifan lokal adalah salah satu aspek yang sangat erat kaitannya dengan kebudayaan. Kearifan lokal adalah cara hidup suatu masyarakat dan berhubungan secara spesifik dengan budaya tertentu. Setiap suku bangsa memiliki kearifan lokal yang mengandung nilai-nilai sosial budaya yang harus dijaga. Hal ini termasuk pendidikan, kesehatan, serta nasehat-nasehat leluhur untuk selalu berbuat baik kepada sesama manusia, bahkan alam tempat tinggalnya.

Kearifan lokal biasanya tercermin dalam nilai-nilai kelompok masyarakat tersebut, seperti pada nyanyian, pepatah, tarian, atau bahkan semboyan. Nilai-nilai kearifan lokal yang tertanam di dalam kelompok masyarakat, akan menjadi bagian hidup yang tidak dapat terpisahkan. Kamu bisa melihatnya melalui perilaku sehari-sehari masyarakat tersebut.

Pengertian Kearifan Lokal Menurut Para Ahli

I Ketut Gobyah

Menurut I Ketut Gobyah, kearifan lokal adalah suatu kebenaran yang telah mentradisi dalam suatu daerah. Kearifan lokal adalah perpaduan antara nilai-nilai suci firman Tuhan dan berbagai nilai yang ada.

Kearifan lokal terbentuk sebagai keunggulan budaya masyarakat setempat maupun kondisi geografis dalam arti yang luas. Kearifan lokal adalah produk budaya masa lalu yang patut dijadikan pegangan hidup secara terus-menerus. Meskipun bernilai lokal, tetapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dianggap sangat universal.

S. Swars

Menurut Swars, kearifan lokal adalah kebijaksanaan manusia yang bersandar pada filosofi nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional. Kearifan lokal adalah nilai yang dianggap baik dan benar sehingga dapat bertahan dalam waktu yang lama, bahkan melembaga.

Phongphit dan Nantasuwan

Kearifan lokal adalah pengetahuan yang berdasarkan pengalaman masyarakat turun-temurun antargenerasi. Pengetahuan ini menjadi aturan bagi kegiatan sehari-hari masyarakat ketika berhubungan dengan keluarga, tetangga, masyarakat lain, dan lingkungan sekitar.

Undang-Undang No. 32 Tahun 2009

Menurut UU, kearifan lokal adalah nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat antara lain untuk melindungi dan mengolah lingkungan hidup secara lestari.

Ciri-Ciri Kearifan Lokal

ilustrasi/copyright unsplash.com/Artem Bali
ilustrasi/copyright unsplash.com/Artem Bali

Kearifan lokal adalah adalah ciri khas etika dan nilai budaya dalam masyarakat lokal yang diturunkan dari generasi ke generasi. Berikut beberapa ciri-ciri kearifan lokal yang bisa kamu kenali:

- Mampu bertahan dari pengaruh budaya luar.

- Memiliki kemampuan mengakomodasi budaya luar.

- Memiliki kemampuan mengintegrasi atau menyatukan budaya luar dan budaya asli.

- Memiliki kemampuan mengendalikan.

- Memiliki kemampuan memberi arah dan petunjuk perkembangan budaya.

Fungsi Kearifan Lokal

Kearifan lokal tentunya juga memiliki berbagai fungsi yang baik untuk masyarakat. Berikut fungsi kearifan lokal yang perlu kamu kenali:

- Sebagai petuah, kepercayaan, sastra dan pantangan.

- Untuk konservasi dan pelestarian sumber daya alam

- Untuk pengembangan sumber daya manusia, misalnya berkaitan dengan upacara daur hidup, konsep kanda pat rate.

- Untuk pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan, misalnya pada upacara saraswati, kepercayaan dan pemujaan pada pura Panji.

- Bermakna etika dan moral, yang terwujud dalam upacara Ngaben dan penyucian roh leluhur.

- Bermakna sosial misalnya upacara integrasi komunal/kerabat.

- Bermakna politik, misalnya upacara ngangkuk merana dan kekuasaan patron client.

Bentuk Kearifan Lokal di Indonesia

Ilustrasi Kebudayaan Indonesia Credit: pexels.com/Deviska
Ilustrasi Kebudayaan Indonesia Credit: pexels.com/Deviska

Bangsa Indonesia mempunyai berbagai macam kearifan lokal yang berperan strategis dalam membangun peradaban masyarakat. Bentuk kearifan lokal ini diantaranya dapat dilihat dalam bentuk sebagai berikut.

- Kearifan lokal dalam karya-karya masyarakat, bentuk kearifakan lokal seperti ini misalnya dapat ditemui dalam seni batik yang motifnya tidak hanya indah, tetapi juga menyimpan makna yang mendalam dalam tiap motifnya.

- Kearifan lokal dalam pemanfaatan sumber daya alam, bentuk kearifan lokal seperti ini dapat dijumpai dalam konsep Tana' Ulen pada masyarakat Dayak di Kalimantan. Pada wilayah Tana' Ulen, penduduk dilarang menebang pohon, membakar hutan, membuat ladang , serta melakukan aktivitas lain yang dapat menimbulkan kerusakan hutan.

- Kearifan lokal dalam bidang pertanian dapat ditemui dalam sistem pertanian Nyabuk Gunung di daerah Jawa . Sistem pertanian ini dilakukan di dataran tinggi tanpa harus mengubah kontur tanah. Jadi ketika lahan diubah menjadi area pertanian, kontur tanah tetap dipertahankan sebagaimana aslinya.