Kebakaran di Glodok Diduga karena Tabung Gas Meledak

Hardani Triyoga, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVAKebakaran hebat terjadi di kawasan pemukiman padat di Jalan Keadilan III, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis malam, 22 Oktober 2020. 19 mobil unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.

Kasie Operasional Damkar Jakarta Barat, Eko Sumarno mengatakan, api pertama kali muncul di salah satu rumah. Menurut dia, dari keterangan saksi diketahui api terus membesar seiring angin yang kencang.

Baca Juga: Kebakaran di Glodok, 19 Mobil Damkar Dikerahkan

Kata dia, ada dugaan kebakaran ini disebabkan tabung gas meledak dari salah satu rumah. Kondisi pemukiman yang padat membuat api cepat menjalar.

Pun, dengan angin kencang dan bahan bangunan mudah terbakar menambah kobaran api yang makin membesar dan merembet bangunan rumah lainnya. Belum diketahui secara pasti jumlah rumah yang terbakar.

"Yang terbakar rumah tinggal," ujar Eko dikonfirmasi, Jumat 23 Oktober 2020

Meski demikian, untuk kepastian penyebab masih menunggu dari keterangan resmi polisi. Begitu juga jumlah kerugian materiil akibat kebakaran ini.

Tapi, beberapa warga sekitar mengatakan sempat mendengar ledakan sesaat sebelum api terlihat membesar di atap bagian rumah yang terbakar.

"Kita fokus ke pendinginan dulu. Kalau penyebabnya nanti penyelidikan dari polisi," ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi di Jalan Keadilan III, Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Hingga Kamis malam, 22 Oktober 2020, pukul 22.20 WIB, petugas masih berjuang memadamkan kobaran api.

"Sekarang 19 mobil mas. Ini besar dari informasinya. Sudah satu jam lebih belum padam," kata petugas piket Suku Dinas Damkar Jakarta Barat, Arief, saat dihubungi VIVA.

Arief menyebut laporan awal kebakaran disampaikan masyarakat pada pukul 20.50 wib. Saat itu, sekitar 10 mobil damkar diterjunkan. Namun, karena kobaran api membesar, 9 unit damkar bantuan tambahan didatangkan ke lokasi secara bertahap.