Kebakaran di Kilang Pertamina Cilacap Berhasil Dipadamkan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya menginformasikan kebakaran di Kilang Pertamina Cilacap berhasil dipadamkan, sekitar pukul 23.05 WIB.

Namun begitu, petugas masih melakukan pendinginan di tangki 36T-102 berisi BBM jenis pertalite.

"Informasi pukul 23.05 tadi api sudah padam dan terus dilakukan pendinginan," katanya, melalui aplikasi pesan, Sabtu malam (13/11/2021).

Ifki juga menjelaskan, warga pengungsi pada pukul 23.10 WIB kembali ke rumahnya masing-masing, secara bertahap.

"Tadi sudah berangsur angsur kembali ke kediaman masing-masing," ucap dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, tangki di Pertamina Refenery Unit (RU) IV Cilacap terbakar. Kebakaran mulai sekitar pukul 19.20 WIB terjadi di 1 buah tanki berisi produk Pertalite. Saat ini Pertamina belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

Upaya pemadaman dilakukan secara intensif dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor pada tangki yang terbakar, sedangkan untuk tangki di sekitar dilakukan pendinginan dengan water sprinkle untuk mencegah merambatnya kebakaran.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pasokan BBM Aman

Pertamina saat ini juga melakukan pengecekan masyarakat di sekitar area kejadian untuk memastikan masyarakat dalam kondisi aman.

Untuk masyarakat yang berlokasi di area terdekat dengan lokasi, dilakukan evakuasi untuk memindahkan masyarakat ke area yang lebih aman.

Saat ini, Pertamina juga memastikan pasokan BBM dan Elpiji ke masyarakat dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan.

Kilang Cilacap merupakan satu dari 6 Kilang Pertamina, dan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari. Kilang ini memiliki 228 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel