Kebakaran Hebat Gudang Pengepul Solar di Palembang Diduga Akibat Puntung Rokok

Merdeka.com - Merdeka.com - Gudang yang diduga dijadikan tempat bahan bakar minyak jenis solar di Kelurahan Karya Jaya, Kertapati, Palembang, kemarin diduga akibat puntung rokok. Kerugian ditaksir miliaran rupiah karena banyaknya benda berharga yang terbakar.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengungkapkan, hasil olah TKP ditemukan dugaan awal penyebab kebakaran. Seorang pegawai membuang puntung rokok dan api menyambar ke mobil tangki.

Mobil berisi solar itu membuat api cepat membesar dan menyambar benda-benda di sekelilingnya. Ledakan demi ledakan terdengar saat kebakaran terjadi karena banyaknya minyak di TKP.

"Temuan awal, penyebabnya karena puntung rokok yang dibuang pegawai kena mobil tangki," ungkap Tri, Jumat (23/9).

Dari inventarisir, api menghanguskan rumah mewah, lima unit kios dan gudang, serta 12 unit kendaraan yang terdiri dari empat unit mobil tangki, satu mobil kontainer, dua mobil pribadi, dan lima unit motor. Belum lagi solar yang hangus di dalam drum-drum yang gosong.

"Kerugian totalnya belum dihitung, ini hitungan kasar saja," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, ebuah rumah sekaligus tempat mengepul solar terbakar. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kebakaran, termasuk dugaan pemiliknya anggota polisi.

Kebakaran berada di Jalan Mayjen Satibi Darwis, Kelurahan Karya Jaya, Kertapati, Palembang, Kamis (22/9) siang. Sejumlah rumah yang berdekatan dengan sumber api turut terbakar.

Kebakaran yang terjadi jalan lintas itu membuat arus lalu lintas dari arah Kertapati menuju Jembatan Musi atau sebaliknya macet total. Beruntung api dapat dijinakkan beberapa jam kemudian oleh tim gabungan dibantu mobil pemadam hingga situasi berangsur normal.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mohammad Ngajib mengungkapkan, pihaknya belum melakukan olah TKP dan inventarisir jumlah rumah terbakar serta kerugian karena perlu waktu untuk proses pendinginan atau hingga lokasi stabil. Sama halnya dengan penyebab kebakaran yang belum dapat disimpulkan.

"Kita lihat perkembangannya dan nanti kita lakukan olah TKP. Tapi sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa," ungkap Ngajib.

Terkait informasi yang beredar menyebutkan gudang pengepul solar itu diduga milik anggota Jatanras Polda Sumsel, Ngajib enggan berkomentar banyak. Menurut dia, penyelidikan akan dilakukan sesuai hukum yang berlaku.

"Kita belum tahu, kita kan belum sampai ke sana. Yang jelas ini ada kebakaran di daerah Kertapati, kita olah TKP dulu," tutupnya. [eko]