Kebakaran Hutan Gunung Walat Mencapai 10 Hektare

Sukabumi (ANTARA) - Kebakaran hutan Gunung Walat di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hingga Minggu pagi sudah mencapai luas 10 hektare.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi mencatat hutan yang terbakar sudah mencapai 10 hektare, dan api masih terus berkobar," kata Kepala Bidang Kedarudaratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Usman Susilo, Minggu.

Dari catatan pihaknya, menurut dia, kobaran api yang membakar sekitar 10 hektare hutan Gunung Walat itu, menjalar ke kawasan hutan lainnya.

Menurut Usman, kebakaran di hutan pendidikan yang dikelola Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut, titik api-nya masih cukup banyak. "Ada 7-10 titik api yang belum bisa dipadamkan, bahkan ada satu titik api masih besar kobarannya," katanya.

Ia mengatakan upaya yang dilakukan untuk memadamkan api terus dilakukan, mobil pemadam kebakaran terus memadamkan api di sekitar hutan Gunung Walat yang bisa terjangkau mobil damkar. "Sampai pagi ini kami bersama TNI dan Polri serta ratusan warga masyarakat terus berupaya memadamkan api agar tidak menjalar," katanya.

Menurut dia, untuk mengantisipasi menjalarnya api ke permukiman warga, pihaknya menugaskan warga sekitar yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kebakaran hutan agar membuat sekat. Tetapi, dari pantauannya, kobaran api tidak menjalar ke pemukiman warga.

"Pembuatan sekat ini agar api tidak menjalar kepemukiman warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran, karena kami akui api cukup sulit dijikan yang disebabkan minim air dan sulitnya mobil damkar menuju lokasi kebakaran. Namun, sampai saat ini warga sudah aman karena api tidak menjalar sampai ke pemukiman," kata Usman.

Ia menambahkan, yang dikhawatirkan saat ini adalah kondisi angin karena jika angin bertiup cukup kencang maka api akan bisa dengan cepat menjalar, ditambah kondisi hutan kering dan banyak ranting pohon yang mudah terbakar, sehingga mempercepat api menjalar.

"Kami berusaha agar api tidak meluas semua komponen kami turunkan dan berharap angin tidak kencang dan ada turun hujan agar mempermudah dalam memadamkan api yang berkobar di hutan Gunung Walat yang luasnya sekitar 359 hektare," kata Usman.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.