Kebakaran Pasar Kambing Tak pengaruhi Aktivitas Pasar Tanah Abang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pengelola Pasar Tanah Abang Hery Supriyatna mengatakan, kebakaran yang terjadi di Pasar Kambing Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis 8 April 2021 tidak berdampak pada operasional pasar tanah abang lainnya.

"Untuk operasional Blok A tidak ada pengaruhnya, begitupula untuk blok B, F, dan G semuanya normal saja," kata Hery kepada Liputan6.com, Jumat (9/4/2021).

Hery mengatakan hal itu tidak berpengaruh lantaran lokasi kebaran Pasar Kambing cukup jauh dari lokasi pasar Tanah Abang sekitar 2 kilometer.

"Karena lokasi kebakarannya cukup jauh, kira-kira 2 kilometer," ucapnya.

Sebagai informasi, penyebab kebakaran di Pasar Kambing tersebut diduga akibat korsleting listrik pada dua lapak milik pedagang perabotan. Awalnya sejumlah pedagang berusaha memadamkan kebakaran.

Namun, karena api kian besar dan cukup telat dalam menghubungi petugas pemadam kebakaran. Maka kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.55 WIB itu berhasil dijinakkan sekitar pukul 19.30 WIB.

17 Unit Mobil Pemadam

Petugas mengecek Pasar Kambing usai terbakar di Jalan Sabeni RT 1 RW 12, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (9/4/2021). Kambing-kambing yang dijual pedagang juga sudah diungsikan sebelum kebakaran membesar. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Petugas mengecek Pasar Kambing usai terbakar di Jalan Sabeni RT 1 RW 12, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (9/4/2021). Kambing-kambing yang dijual pedagang juga sudah diungsikan sebelum kebakaran membesar. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Untuk bantu padamkan api, petugas meluncurkan 17 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Sehingga lokalisir berhasil dilakukan hingga kebakaran tidak merembet ke tempat lain.

Sementara itu, seorang warga sempat menyebut, ada pasar yang ikut terbakar yakni Pasar Inpres. Pasar ini lokasinya tidak jauh dengan pasar Kambing hanya berjarak sekitar 1 blok sehingga kena terbakar.

Akibatnya, sekitar 174 lapak pedagang dengan total luas sekitar 5.000 m2 hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar.