Kebangetan, Neymar Jadi Alat Politik Pilpres Barcelona

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Presiden Barcelona, Emili Rousaud, menggunakan nama bintang Paris Saint-Germain, Neymar, sebagai alat untuk memenangkan pemilihan. Rousaud mengklaim kalau nantinya terpilih bisa membawa pulang Neymar.

Memang, selama ini Neymar digadang-gadang bakal kembali ke Barca. Tapi, kenyataannya hubungan Neymar dan manajemen Barca tak kunjung membaik.

Luka lama terus terbuka. Kasus pajak hingga bonus yang belum selesai kembali menyeruak ke publik. Bahkan Neymar mau menyerert manajemen Barca ke ranah hukum.

Aksi adu argumen sudah sempat terjadi di media. Cukup menggambarkan bagaimana buruknya hubungan Neymar dengan Barca. Tapi, sebenarnya Neymar memang punya keinginan kembali ke Barca karena memiliki ikatan dengan beberapa pemain di sana.

Berbagai kontroversi tersebut, diyakini Rousaud, tak akan berpengaruh pada misinya mendatangkan Neymar.

"Dua pemain top akan kami datangkan, salah satunya Neymar. Kami sedang bekerja mengembalikannya ke Barca. Jika dia menolak, artinya melawan klub," kata Rousaud dilansir Marca.

Rousaud percaya diri bisa mengumumkan perekrutan Neymar beserta pemain lainnya hanya beberapa hari setelah terpilih.

"Kami punya akses langsung ke pemain," tegas Rousaud.