Kebanyakan Wanita Tidak Berhubungan Seks Sebanyak yang Mereka Mau, Apa Penyebabnya?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Bagi beberapa wanita, seks bukanlah sesuatu yang selalu nyaman dan mudah untuk dibicarakan. Bahkan mungkin bersama suami mereka sendiri.

Hal tersebut pun tercermin dalam sebuah survei yang dilakukan oleh HUD pada 1.000 wanita dan pria beberapa waktu lalu. Survei tersebut mengungkapkan bahwa 60 persen wanita tidak berhubungan seks sebanyak yang mereka inginkan.

"60 persen dari angka itu adalah hasil dari masalah komunikasi di kamar tidur. Angka tersebut menunjukkan bahwa banyak wanita mungkin tidak tahu bagaimana cara untuk meminta apa yang mereka inginkan," ujar terapis seks di California, Holly Richmond dikutip Health, Selasa (28/12/2021).

Hal tersebut dinilai dapat menjadi sebuah masalah. Meskipun seberapa sering seseorang menginginkan seks sangatlah bervariasi dan tidak ada jumlah yang benar-benar tepat.

Namun, jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka kehidupan seks yang sehat juga bisa tidak tercapai. Holly mengungkapkan, salah satu yang mempengaruhi kondisi tersebut adalah faktor sosial.

"Masih ada keraguan sosial tentang menjadi wanita yang memiliki keinginan untuk berhubungan seks dan nafsu, bahkan beberapa wanita tersebut merasa membicarakan seks juga tidak sesuai norma," ujar Holly.

Holly menambahkan, gagasan seperti itu justru dapat membuat wanita menjadi lebih sulit untuk menerima bahwa wanita sebenarnya sama seperti pria, yang juga memiliki libidonya sendiri.

Akibatnya, wanita pun tidak nyaman, malu, bahkan tidak tahu cara membicarakan kebutuhan mereka dalam hal seksual secara gamblang.

"Jadi sebenarnya makhluk yang memiliki libido tinggi bukan hanya pria, melainkan wanita juga. Libido adalah spektrum yang luas untuk pria dan juga wanita," kata Holly.

Lalu, cara mengatasinya?

Holly menyarankan untuk melakukan pembicaraan terkait seks pada pasangan dengan kepala dingin dan santai. Diskusikanlah hal tersebut tanpa bersikap defensif.

"Katakan juga bahwa bukan berarti dia (suami) telah mengecewakan atau tidak memuaskan. Tapi lebih ke rasa ingin tahu akan keinginan dan kebutuhan bersama," ujar Holly.

"Memastikan bahwa Anda menyuarakan pemikiran, sambil mempertimbangkan respons pasangan juga menjadi kunci dalam hal ini," tambahnya.

Dengan begitu, Anda dan pasangan pun dinilai bisa lebih jernih dalam mencari solusi terkait permasalahan tersebut.

Infografis

Infografis Ciri-ciri Ibu rumah tangga Punya Masalah Kesehatan Mental.
Infografis Ciri-ciri Ibu rumah tangga Punya Masalah Kesehatan Mental.
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel