Kebaya-konde perkuat tabiat tegas Maudy Koesnaedi perankan "Bu Broto"

·Bacaan 1 menit

Berperan sebagai Bu Broto di film "Losmen Bu Broto", Maudy Koesnaedi mengaku merasa tidak terbebani mengenakan kebaya dan konde di sepanjang proses pembuatan film itu.

"Sejujurnya apa yang aku lakukan dari subuh jam 5 pagi kondean, ganti baju dan segala macam stagenan dari jam 7 pagi sampai selesai. Kadang-kadang kami syuting juga sampai tengah malam. Aku sama sekali tidak merasa terbebani lho dengan si kebaya, stagen, dan kondean yang lumayan itu," ungkap Maudy Koesnaedi saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (9/11).

Menurut Maudy, dandanan ala Jawa tersebut justru dia butuhkan untuk tetap menjaga karakter Bu Broto yang dikenal tegas di serial "Losmen Bu Broto" yang tayang pada tahun 1980-an lalu.

"Menjaga karakter Bu Broto memang harus begitu. Harus serapi itu, harus setegas itu. Karena dia menjadikan wakilnya, dia presentasinya losmen itu untuk selalu siap 24 jam," ujar Maudy.

Poster film "Losmen Bu Broto" (ANTARA/Ho)
Poster film "Losmen Bu Broto" (ANTARA/Ho)


Lebih lanjut, Maudy juga mengaku bahwa sejak awal dia ditawarkan karakter Bu Broto dan menonton ulang serial "Losmen Bu Broto", dia sendiri meminta untuk tetap mengenakan konde di sepanjang film layaknya karakter Bu Broto sebelumnya.

"Dari awal nonton serial losmen itu, aku yang pertama tanya nanti di film kondean ya? Terus katanya iya, oke aku mau. Jangan enggak kondean ya. Karena itu ciri khasnya ada di situ gitu," tutur Maudy.

Film "Losmen Bu Broto" merupakan remake dari serial dengan judul yang sama yang pernah dirilis di tahun 1980-an. Film produksi Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment tersebut akan mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 November 2021.

Baca juga: "Losmen Bu Broto" diharap jadi pendorong bangkitnya industri perfilman

Baca juga: Rilis trailer, "Losmen Bu Broto" perlihatkan kehangatan keluarga

Baca juga: Rilis poster resmi, "Losmen Bu Broto" tayang 18 November

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel