Keberadaan Mesin Waktu Bukan Khayalan

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA akan meluncurkan teleskop ruang angkasa revolusioner pada akhir tahun ini, yang merupakan sebuah pesawat penjelajah senilai US$10 miliar (Rp146 triliun) yang dijuluki The Ultimate Time Machine atau Mesin Waktu Terakhir untuk membuka salah satu rahasia terbesar alam semesta.

James Webb Space Telescope (JWST) rencananya akan menggantikan Teleskop Hubble sebagai misi astrofisika andalan NASA. Ini merupakan proyek patungan antara Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Badan Antariksa Kanada (CSA).

Baca: Saturnus Berubah Warna, Begini Penampakannya

JWST akan menggunakan teknologi inovatif untuk mengamati beberapa peristiwa dan objek terjauh di alam semesta, seperti pembentukan galaksi pertama. Pengembangan dimulai pada 1996 dan peluncuran awalnya direncanakan pada 2007. Tapi, pada saat itu anggarannya hanya US$500 juta (Rp7,3 triliun).

Alhasil, proyek ambisius tersebut mengalami banyak penundaan dan pembengkakan biaya sejak saat itu, hingga mencapai nilai fantastis. Mesin waktu tersebut akhirnya akan dirilis pada Oktober 2021.

Heidi Hammel dari Association of Universities for Research in Astronomy mengatakan JWST adalah jenis teleskop baru yang akan difokuskan pada bagian inframerah dari spektrum.

“Jadi, ini bukan penerus Hubble tapi melampaui kemampuan sekaligus melengkapi apa yang akan dilakukan Hubble. Ketika saya membicarakannya maka saya mengatakan ada tiga hal yang sangat spesial," ungkapnya, seperti dikutip dari situs Express, Rabu, 31 Maret 2021.

Cermin pada Teleskop JWST berukuran sekitar enam meter, atau dua meter lebih besar dari Hubble. Teleskop Hubble merupakan teropong milik NASA yang diluncurkan pada 1990 untuk mengamati planet dan galaksi yang jauh.

"(Teropong) James Webb pada awalnya dirancang untuk menangkap gelombang yang lebih panjang akibat radiasi panas. Karena, di situlah letak galaksi paling awal," kata Hammel.

Ia kembali menegaskan bahwa James Webb Space Telescope adalah mesin waktu yang paling mutakhir. Hammel bersama ilmuwan lainnya berharap JWST akan mengungkap seluruh galaksi yang pada dasarnya telah lenyap dari pandangan Teleskop Hubble.