Kebijakan BBM Belum Final, Peringkat Utang Turun

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Manado - Pelaksana Tugas Menteri Keuangan Hatta Rajasa membenarkan peringkat utang Indonesia turun dari posisi 'BBB-" positive outlook ke posisi 'BB+' stable outlook oleh lembaga pemeringkat Standard and Poor's (S&P).

Hatta sudah mendapatkan draft dari S&P mengenai parameter yang menyebabkan turunnya peringkat Indonesia ini. Salah satu penyebab utamanya adalah kebijakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang belum juga diputus. "Belum adanya kebijakan kenaikan BBM yang putusannya diambil membuat peringkat Indonesia mengalami penurunan," kata Hatta, Manado, Sulawesi Utara, Jumat 3 Mei 2013.

Draft tersebut juga memuat peringkat utang Indonesia akan kembali membaik jika pemerintah sudah mengambil putusan final terkait kebijakan kenaikan harga BBM. "Dan saya optimis jika peringkat Indonesia itu akan kembali membaik."

Namun, Hatta mengaku putusan belum bisa diambil dalam waktu dekat karena masa reses DPR RI. Sekalipun Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2013 memperbolehkan pemerintah menaikkan harga BBM, aneka kompensasi atas kenaikan tetap harus mendapatkan persetujuan dari DPR RI sebagai lembaga legislasi. "Nanti kalau reses sudah selesai kita akan langsung membahasnya," kata Hatta.

Hatta juga meminta isu kenaikan harga BBM tidak naik ke ranah politik agar peringkat Indonesia tak terus turun. Ia mengkhawatirkan rakyat akan mudah panik jika kebijakan harga BBM kembali dijadikan polemik di ranah politik. "Bijaklah karena kepentingan kenaikan harga BBM ini untuk seluruh negara. Makanya kita jangan sampai mempolitisasi hal ini," dia menambahkan.

ISA ANSHAR JUSUF

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...