Keburu Hangus, Penerima Kartu Prakerja Gelombang 12 Segera Beli Pelatihan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, mengingatkan para penerima Kartu Prakerja 2021 mulai dari gelombang 12 untuk membeli pelatihan yang telah disediakan. Penerima Kartu Prakerja harus memakai dana bantuan untuk membeli latihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima.

Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 dibuka pada 23 Februari 2020, dan ditutup pada Jumat 26 Februari 2021. Sampai saat ini belum genap 30 hari peserta Kartu Prakerja gelombang 12 ditetapkan sebagai penerima.

"Masyarakat yang terpilih sebagai penerima gelombang 12, 13, sampai 14 tolong pastikan membeli pelatihan dalam waktu 30 hari setelah mereka ditetapkan sebagai penerima kartu," kata Louisa saat dihubungi Liputan6.com pada Selasa (23/3/2021).

Dalam waktu 30 hari tersebut, penerima Kartu Prakerja harus memanfaatkan dana sebesar Rp 1 juta yang disediakan untuk membeli pelatihan. Jika tidak, maka keikutsertaannya akan dicabut.

"Kami akan terus pantau. Jadi kalau mereka tidak beli pelatihan, maka akan dicabut. Kalau sudah dicabut, kita lihat akan diapakan itu," tuturnya.

Adapun saat ini Kartu Prakerja sudah sampai gelombang 15. Untuk gelombang 16 akan dibuka sebagai penutup periode kuartal I 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebelumnya mengatakan pemerintah menargetkan penerima Kartu Prakerja 2021 pada kuartal I 2021 akan menjangkau 2,7 juta orang.

Setiap gelombang pendaftaran Kartu Prakerja memiliki kuota 600 ribu dari gelombang 12 hingga 15, sedangkan sisanya sebanyak 300 ribu dialokasikan untuk gelombang 16.

Siap-Siap, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 16 Segera Dibuka

Kartu Prakerja
Kartu Prakerja

Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, mengatakan pemerintah akan membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 16. Sebelumnya, pendaftaran untuk gelombang 15 sudah ditutup pada Minggu, 23 Maret 2021.

Sayangnya, Louisa enggan merinci soal tanggal pembukaan pendaftaran untuk gelombang 16. "Nanti kami akan sampaikan (pembukaan pendaftaran gelombang 16)," kata Louisa saat dihubungi Liputan6.com pada Selasa (23/3/2021).

Kuota pendaftaran kartu prakerja untuk gelombang 16 ini sebanyak 300 ribu. Sejak gelombang 12 hingga 15 pada 2021, tercatat jumlah penerima Kartu Prakerja sudah mencapai 2,4 juta.

"Kuartal I ini sudah ada gelombang 12 ke 15 itu 4 dikalikan 600 ribu orang. Berarti masih ada sisa kuota, itu yang akan kami gelar sebagai gelombang 16," tutur Louisa.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah menargetkan penerima Kartu Prakerja 2021 pada kuartal I 2021 akan menjangkau 2,7 juta orang.

Setiap gelombang pendaftaran Kartu Prakerja memiliki kuota 600 ribu dari gelombang 12 hingga 15, sedangkan sisanya sebanyak 300 ribu dialokasikan untuk gelombang 16.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: