Kecap ABC RI Sumbang Pendapatan Terbesar ke Orang Terkaya Dunia

Liputan6.com, Pittsburg : HJ Heinz, produsen saus dan kecap asal Amerika Serikat (AS) melaporkan kenaikan penjualan sebesar 2% menjadi US$ 2,93 miliar setara Rp 28,45 triliun pada kuartal III, yang berakhir  27 Januari 2013.

"Laba bersih perusahaan juga tumbuh 6,9% menjadi US$ 308 juta setara Rp 2,99 triliun," menurut keterangan tertulis Heinz dalam situs resminya, Jumat (22/2/2013).

Indonesia, melalui produk saus dan kecap ABC, menjadi salah satu kontributor penjualan dan laba bagi Heinz.

Heinz mengakusisi ABC dari PT ABC Central Food Industry pada Februari 1999. Untuk membeli 65% saham ABC, Heinz merogoh kocek US$ 70 juta.

Keterangan tertulis perusahaan dalam situsnya menyebutkan jika pendorong pertumbuhan terutama dari pasar negara berkembang, yang memberikan pertumbuhan organik penjualan sebesar 17,6% dengan kontribusi terbesar dari Amerika Latin, Indonesia dan China.

Pasar negara berkembang berkontribusi hingga 23% dari total penjualan perseroan pada kuartal ketiga.

Laba yang diperoleh Heinz segera dapat dinikmati miliarder Warren Buffett berkaitan dengan langkah orang terkaya dunia ini, membeli HJ Heinz Co senilai US$ 23,3 miliar setara Rp 224,9 triliun.

Ini merupakan kesepakatan bisnis terbesar yang pernah ada di industri makanan.

Buffet berhasil mendapatkan salah satu produk merek Amerika tertua dan paling populer di negara AS melalui Berkshire Hathaway, bekerja sama dengan perusahaan lain, 3G Capital, untuk mengambil Heinz, yang telah lama menjadi subyek spekulasi pengambilalihan.

3G merupakan perusahaan yang berbasis di New York dan terkenal setelah mengakuisisi King Burger dan perannya dalam kesepakatan pembelian Anheuser-Busch InBev, pembuat bir terbesar di dunia.

Penutupan kesepakatan pembelian Heinz ditargetkan ditutup pada kuartal III 2013 ini.

Sementara khusus untuk produk kecap di pasar global, memberikan pertumbuhan penjualan organik penjualan 4,2% (4,7% dilaporkan), didorong kinerja yang kuat di Rusia, Amerika Latin dan Kanada.

15 merek yang mencapai pertumbuhan organik penjualan terbesar sebesar 2,6% dan menghasilkan lebih dari 70% dari total penjualan perseroan, yakni Heinz, ABC, Quero, Classico  dan Master.

Selain saus, perusahaan yang berbasis di Pittsburgh AS tersebut juga memproduksi kacang panggang, acar, cuka, saus pasta Classico dan Ore-Ida kentang. Penjualan produk tersebut stabil tumbuh karena cocok dengan selera masyarakat dunia. (Nur)