Kecelakaan Beruntun di Sumut: 3 Tewas, Salah Satunya Bayi

·Bacaan 1 menit

VIVA - Kecelakaan beruntun terjadi antara truk tronton, sepada motor, dan mobil di Jalan Lintas Sumatera di Kecamatan Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Akibatnya, sejumlah orang tewas.

"Tabrakan itu terjadi Minggu siang, 29 Agustus 2021, sekitar pukul 13.00 WIB. Menewaskan tiga orang," kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Labuhanbatu, AKP Rusbeny, Senin, 30 Agustus 2021.

Ketiga korban tewas adalah Rony Cristian (38), Rapyca Precia (27) dan seorang bayi, bernama Raysa berusia 1 tahun. Seluruh korban merupakan warga Jalan Gapuk Perumahan Linur, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Kronologi kecelakaan beruntun itu berawal dari truk tronton dengan nomor polisi BK 8199 YL melaju dari Kota Pinang ke Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu. Namun, saat di jalan turunan atau lokasi kejadian, diduga truk tersebut mengalami rem blong.

Akibatnya, menabrak sepeda motor Honda Blade tanpa plat nomor ditumpangi ketiga korban. Selanjutnya, truk juga menabrak mobil Daihatsu Ayla BK 1193 YH dikemudikan Nurdiansyah.

"Truk tronton mengalami rem blong sehingga hilang kendali dan langsung menabrak sepeda motor di depannya. Kemudian, menabrak mobil Daihatsu Ayla dan menyeret lebih kurang 16 meter maka terjadilah lakalantas tabrak beruntun," kata Rusbeny.

Baca juga: Kecelakaan di Depan SPBU, Pengendara Motor Tewas Terbakar

Dalam kecelakaan maut itu, pengemudi sepeda motor Rony tewas di lokasi kejadian. Dua korban lagi tewas dalam perjalanan menunju RSUD Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.

Sedangkan, sopir truk tronton saat terjadi kecelakaan beruntun tersebut, melarikan diri dan dalam pengejaran petugas kepolisian Satuan Lalulintas Polres Labuhanbatu.

"Kejadian lakalantas tersebut, sudah ditangani Unit Lakalantas Polres Labuhanbatu. Sopir truk tronton diduga sebagai tersangka masih dalam pencarian (melarikan diri)," kata Rusbeny.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel