Kecelakaan maut di Banyumas, 12 orang tewas dan 19 luka-luka

MERDEKA.COM. 12 Orang tewas akibat kecelakaan maut di Banyumas, Jawa Tengah. Saat ini jenazah para korban berada di kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. Kecelakaan diduga karena rem bus blong.

Data Satlantas Polres Banyumas, empat yang sudah bisa diidentifikasi antara lain, Galuh Pramana Putra (12), warga Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, Maslihatul Umamah (25), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes, dan Panji (6), warga Kaligesing, Kabupaten Purworejo, penumpang bus, serta Teguh Pribadi (49), warga Banyu Urip, kondektur bus.

Sementara jumlah korban luka-luka yang dirawat di RSUD Banyumas sebanyak 16 orang, sedangkan di RS Siaga Medika sebanyak 13 orang.

Kepala Kepolisian Resor Banyumas AKBP Dwiyono mengatakan, kecelakaan berantai di Jalan Raya Banyumas-Buntu pada sekitar pukul 13.00 WIB, akibat rem bus PO Karya Sari blong.

"Kondisi tersebut diakui sopir bus, Suryanto yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut," katanya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (10/8).

Menurut dia, kecelakaan tersebut terjadi saat bus jurusan Purwokerto-Solo yang berpelat nomor AA-1654-CD melaju dengan kencang dari arah Banyumas (utara) dan berusaha menyalip mobil di depannya.

Akan tetapi dari arah berlawanan datang sebuah mobil sedan Toyota Corola (bukan Avanza seperti yang diberitakan sebelumnya) berpelat nomor Z-1402-BV serta dua buah sepeda motor, yakni Honda Karisma berpelat nomor B-5041-NN dan Yamaha Mio yang belum diketahui pelat nomornya.

Oleh karena remnya blong dan kondisi Jalan Raya Banyumas-Buntu di area perkebunan karet Krumput yang menurun mengakibatkan laju bus tidak terkendali.

Saat sopir mengetahui ada kendaraan dari arah berlawanan, dia berusaha membelokkan kemudi ke kanan agar tidak bertabrakan.

Akan tetapi, upaya tersebut justru mengakibatkan keempat kendaraan itu saling bertabrakan hingga akhirnya masuk ke jurang sedalam 7 meter.

Akibat kecelakaan tersebut, puluhan penumpang bus mengalami luka-luka dan belasan orang meninggal dunia termasuk lima penumpang mobil Corola dan dua pengendara sepeda motor.

Seluruh korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas dan Rumah Sakit Siaga Medika Banyumas.

Sementara proses evakuasi baru berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. "Kasus kecelakaan ini masih ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Banyumas," kata Kapolres.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.