Kecelakaan Maut di Tanjakan Cae Sumedang, Polisi: Bus Keluaran 2018

Lis Yuliawati, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumedang mendalami penyebab kecelakaan maut di Tanjakan Cae yang menewaskan 29 orang. Dari pemeriksaan sementara, bus pariwisata Sri Padma Kencana yang membawa para korban, merupakan kendaraan keluaran 2018.

"Kalau dilihat dari fisik dan dokumen ini masih baru, tahun 2018 lalu. Untuk itu kita terus dalami, dengan melibatkan ATPM kendaraan," ujar Kasatlantas Polres Sumedang Ajun Komisaris Polisi Eryda, Jumat, 12 Maret 2021.

Sedangkan untuk penetapan tersangka, pihaknya menunggu hasil penyelidikan melalui metode traffic accident analysis (TAA) dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Nanti kita akan menjelaskan kronologi kecelakaan bus ini, dan siapa yang bertanggung jawab, itu setelah semua selesai dilakukan penyelidikan dengan metode TAA tadi," ujarnya.

Seperti diketahui, pada Rabu 10 Maret 2021 bus pariwisata Sri Padma Kencana dengan nomor polisi T 7591 TB yang membawa rombongan siswa beserta guru sekolah SMP IT Al-Muaawanah Kabupten Subang mengalami kecelakaan tunggal. Kecelakaan diduga akibat rem blong itu terjadi di Tanjakan Cae Jalan Raya Wado-Malangbong, tepatnya di Tanjakan Cae Dusun Cilangkap RT 01/06 Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupten Sumedang.

Adapun hasil identifikasi Unit Siaga Laka Lantas, Unit Siaga Inafis, dan Tenaga Medis RSUD Sumedang di Instalasi Jenazah RSUD Sumedang menyatakan, korban meninggal dunia 29 orang. Sedangkan luka - luka sebanyak 36 orang.