Kecelakaan Maut Truk Trailer Tewaskan 10 Orang di Bekasi, Sopir Diduga Mengantuk

Merdeka.com - Merdeka.com - Kecelakaan maut truk trailer muatan besi di Jalan Sultan Agung Bekasi Barat, Bekasi, Jawa Barat, diduga karena sopir mengantuk. Hal itu berdasarkan hasil penyelidikan sementara kepolisian.

Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Salahuddin mengatakan, hingga kini proses penyelidikan masih dilakukan dengan dugaan sementara yang mengarah kepada penyebab kecelakaan.

"Salah satunya, kondisi rem kendaraan yang dalam keadaan baik, tidak ada rem blong. Mesin juga terkendali secara bagus," katanya, di lokasi kejadian. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (31/8).

Menurut dia, kecelakaan ini diduga akibat kelalaian sopir. Truk muatan besi ini diperkirakan telah melakukan perjalanan yang cukup jauh. Berdasarkan pelat kendaraan truk trailer yang memiliki nomor polisi N 8051 EA. Nomor dengan awalan N merupakan identitas kendaraan dari Malang, Jawa Timur.

"Saya belum melihat tagihannya, kalau dilihat pelat nomornya itu N nah itu Malang. Kemungkinan jarak jauh dari Malang ke sini, bisa saja ke Jakarta ataupun ke Pondok Ungu," ucapnya.

Atas dasar asumsi itu, truk kemungkinan baru saja menempuh perjalanan jauh sehingga sopir diduga mengantuk.

"Kelalaian, bisa saja mengantuk, tapi sedang didalami dan diminta keterangan sopirnya untuk lebih lanjut nanti," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan itu menyebabkan puluhan orang menjadi korban.

Sebanyak 10 orang tewas, tujuh di antaranya murid SD karena lokasi kecelakaan berada di depan bangunan sekolah dasar. Truk juga sempat menabrak tiang BTS. [lia]