Kecelakaan mobil Vanessa Angel disebabkan supir mengantuk

·Bacaan 1 menit

Kecelakaan mobil yang menewaskan aktris Vanessa Angel disebabkan oleh supir yang mengantuk, kata Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur AKBP Dwi Sumrahadi dalam keterangannya, Kamis.

Dalam laporan kronologi kejadian, disebutkan kendaraan yang berisi Vanessa dan empat penumpang lain awalnya berangkat dari Jakarta menuju Surabaya.

Di kilometer 673 ruas tol Jomol, kendaraan tersebut mendadak menabrak beton pembatas kiri ruas tol karena supir mengantuk. Kendaraan kemudian terpelanting dan berputar, kemudian berhenti di lajur cepat.

Baca juga: Artis Vanessa Angel jalani isolasi 14 hari di LPP Pondok Bambu

Saat kejadian, arus lalu lintas sedang lancar. Dari hasil analisa kejadian, pengemudi disebut mengantuk atau kurang konsentrasi sehingga terjadi kecelakaan.

Kecelakaan terjadi pukul 12.36 WIB, Kamis yang menelan dua korban jiwa, yakni Vanesza Adzania (Vanessa Angel), Febri Andriansyah sang suami, Siska Lorensa, pengemudi yang belum diketahui identitasnya serta seorang balita.

Tiga korban yang luka dibawa ke RS Kertosono Nganjuk dan korban meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur.

Vanessa Angel masih aktif mengunggah video Instagram Stories beberapa jam sebelum mengalami kecelakaan di tol.

Ia mengunggah video singkat yang memperlihatkan pemandangan di jalan tol, dengan tulisan "ada yang bisa tebak aku mau kemana?".

Vanessa juga sempat mengunggah videonya sedang tersenyum sambil memperlihatkan penumpang lainnya di dalam mobil, seorang perempuan berkerudung dan anak kecil. Mereka bertiga duduk di bangku tengah. Sang suami, Febri Adriansyah, juga sempat mengunggah video serupa yang memperlihatkan istrinya tertidur di dalam mobil.

Baca juga: Vanessa Angel ke Surabaya untuk urusan pekerjaan

Baca juga: Unggahan terakhir Vanessa Angel tunjukkan pemandangan jalan tol

Baca juga: Vanessa Angel kecelakaan mobil di Nganjuk

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel