Kecelakaan Mudik Tahun Ini, 2.517 Sepeda Motor Terlibat

Otosia.com -

Pemerintah sudah menyediakan berbagai program mudik gratis bagi pemudik bersepeda motor pada Lebaran 2013 ini. Hal serupa juga menjadi program dari sejumlah kelompok swasta. Tujuan utamanya adalah mengurangi kasus kecelakaan sepeda motor pada musim ini.

Dengan jumlah sepeda motor yang banyak, kendaraan ini pun kembali menjadi ranking satu dalam daftar kasus kecelakaan. Terutama dalam kasus kecelakaan musim mudik tahun 2013 ini. 

"Total 2.095 kecelakaan sejak H-7 hingga H+2 Lebaran 2013. Sepeda motor masih menduduki peringkat pertama kecelakaan dalam arus mudik dan arus balik," papar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto.

Ilustrasi kemacetan saat mudikIlustrasi kemacetan saat mudik

Sebanyak 471 orang meninggal dunia, 747 orang luka berat, dan 2.688 orang luka ringan dalam insiden kecelakaan tersebut. Semua korban itu terdata hanya dari musim mudik kali ini.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto, Minggu (11/8/2013), mengatakan bahwa kecelakaan-kecelakaan itu melibatkan 3.621 kendaraan. Dengan rincian 2.517 sepeda motor, 588 mobil, 270 mobil barang, 140 bus, 94 kendaraan tak bermotor dan 12 kendaraan khusus.

"Sepeda motor masih menduduki peringkat pertama kecelakaan dalam arus mudik dan arus balik," kata Agus. Agus juga menambahkan bahwa sumber kecelakaan dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab.

Kecelakaan terjadi antara lain karena mengantuk (447 kasus), tak menjaga jarak aman (259), melanggar batas kecepatan (216), melanggar rambu lalu lintas (66), dan mengemudi di bawah pengaruh alkohol (46 kasus). (kpl/why/sdi)

Sumber: Otosia.com

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.