Kecelakaan Pemudik H-3, Korban Jiwa 47 Orang  

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyampaikan, hingga H-3 Lebaran tahun ini, ada 243 kecelakaan yang terjadi di 31 wilayah kepolisian daerah. "Jumlah korban meninggal dunia 47 orang," kata Ketua Harian Shift II Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu, Hermanto Dwiatmoko, dalam laporannya, Senin, 5 Agustus 2013. Jumlah korban luka berat mencapai 74 orang. Sedangkan 335 orang mengalami luka ringan.

Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan menyatakan, pada masa mudik Lebaran tahun lalu, ada 908 korban jiwa akibat kecelakaan di jalan raya. Jumlah korban luka berat sebanyak 1.505 orang dan korban luka ringan sebanyak 5.139 orang. "Sebanyak 70 persen itu sepeda motor," ujarnya dalam konferensi pers di kantornya, Rabu, 26 Juni 2013.

Menurut dia, pemerintah berusaha mengatasi dengan menyiapkan moda transportasi untuk mengangkut hingga 2,7 juta sepeda motor. Ia mengungkapkan, Kementerian pun telah mengimbau perusahaan-perusahaan yang akan menyelenggarakan mudik gratis untuk mengutamakan pemudik dengan sepeda motor. Mangindaan menuturkan, para pemudik dapat diberangkatkan menggunakan bus.

"Sedangkan motor mereka diangkut dengan truk," ucapnya. Pemerintah juga akan menyediakan kapal dari TNI Angkatan Laut, PT Pelni, serta kapal perintis untuk mengangkut para pemudik. Mangindaan mengatakan, sepeda motor para pemudik dapat diangkut dengan kapal Ro-Ro. Sedangkan para penumpang berangkat dengan kapal Pelni.

Ia mengungkapkan, satu kapal Ro-Ro bisa mengangkut hingga 3.000 sepeda motor. Sedangkan kapal TNI AL dapat menampung 500 sepeda motor. Kementerian Perhubungan memprediksi penggunaan sepeda motor sebagai sarana mudik naik 8,15 persen dari tahun lalu. Pada masa mudik 2012, tercatat ada 2,79 juta sepeda motor. Tahun ini, jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi 3,02 juta sepeda motor.

MARIA YUNIAR

Berita Lain:

Djoko Suyanto: Bom Vihara Rusak Kesucian Ramadan

Ini Jumlah Pemudik per H-4 Lebaran

Beragan Beri, Beraneka Manfaat

Strategi Jokowi Menekan Pendatang ke Jakarta

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.