Kecurangan Seleksi CASN 2021: 30 Ditetapkan Tersangka, 9 di Antaranya ASN

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Praktik kecurangan seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) masih saja terjadi. Pada seleksi tahun 2021 lalu, setidaknya 30 orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Adanya dugaan kecurangan dalam seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanakan sejak tanggal 14 September 2021 sampai tanggal 30 Oktober 2021," kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Senin (25/4).

Berdasarkan informasi tersebut, selanjutnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk menindaklanjuti dugaan kecurangan penerimaan CASN Tahun anggaran 2021.

"Jumlah tersangka yang ditangkap sampai saat ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari 9 PNS dan 21 Orang Sipil," katanya.

Selain itu, Bareskrim Polri juga membentuk satuan tugas anti KKN dalam CASN sejak 13 Januari 2022 lalu. Pada proses penyelidikan yang berjalan, dari 30 orang tersangka 9 di antaranya adalah ASN.

"Jumlah Barang Bukti berupa 58 Unit Handphone, 43 Unit Laptop/PC, 9 Unit Flashdisk, dan 1 Unit DVR," sebutnya.

Atas perbuatan mereka seluruh tersangka dikenakan Pasal 46 Jo Pasal 30, Pasal 48 Jo Pasal 32, dan Pasal 50 Jo Pasal 34 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," tutupnya. [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel