Kedai Kopi di Jepara Beri Kopi Gratis untuk Petugas Patroli PPKM Darurat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kedai kopi di Jepara, Rumah Seduh Jepara, punya cara tersendiri untuk berbagi. Bila biasanya berbagi kepada orang yang membutuhkan, Albani, pemilik kedai kopi itu justru memberikannya kepada para petugas patroli PPKM Darurat di wilayah Kota Jepara.

"Untuk memberi kopi gratis ini saya dibantu oleh pelaku kopi yang lain. Saya di-support, karena selama PPKM saat ini banyak promo kopi," ujar Albani, saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (10/7/2021).

Banyak orang menganggap aturan tersebut sudah tidak masuk akal, tapi bagi Albani, pihaknya tetap mematuhi aturan PPKM Darurat. Misalnya, ia menggunakan masker, takeaway, tutup lebih awal.

"Seperti yang saya ditulis di Instagram, entah ini sarkasme atau apa. Artinya, daripada dagangan kita nggak laku, mending kopi ini untuk mereka yang sedang patroli saja," kata lelaki yang akrab disapa Al ini.

Sejak pandemi, kedai-kedai kopi yang berada di Jepara menghadapi persoalan serius. Selain penghasilan yang menurun, beberapa kedai kopi bahkan terpaksa harus tutup.

"Saya sendiri sudah merumahkan dua orang staf sejak pandemi. Ya, jadi saya jualan sendiri sekarang yang awalnya dibantu oleh dua orang," kata Al.

Bantuan dari Teman-Teman

Kedai kopi di Jepara, Jawa Tengah, memberikan kopi gratis kepada petugas patroli dari Polres Jepara selama PPKM Darurat (Dok.Instagram/@rumahseduh.jepara/https://www.instagram.com/p/CMzf8mMsXZR/Komarudin)
Kedai kopi di Jepara, Jawa Tengah, memberikan kopi gratis kepada petugas patroli dari Polres Jepara selama PPKM Darurat (Dok.Instagram/@rumahseduh.jepara/https://www.instagram.com/p/CMzf8mMsXZR/Komarudin)

Untuk program kopi gratis yang dibuat, Albani mendapat dukungan dari teman-temannya. Untuk sementara, ia memperkiran akan memberikan 70 cup kopi, jumlah tersebut tentu akan bertambah terus.

"Jumlah tersebut karena sementara saya belum tahu berapa jumlah patroli yang ada di Kota Jepara saat PPKM. Jadi, kemungkinannya bisa bertambah sehingga kami harus mencukupinya," ujar Al.

Saat ini, Al akan fokus pada pembagian kopi di Kota Jepara dulu. Dari Polres Jepara, kemudian digabungkan dengan TNI, Satpol PP, dan Damkar.

"Jadi, rencananya, kami akan langsung menyerahkan kopi ke Polres Jepara dulu. Kami dibantu bersama tiga orang akan ke sana," ujar Al.

Akhir PPKM

Kedai kopi di Jepara, Jawa Tengah, memberikan kopi gratis kepada petugas patroli dari Polres Jepara selama PPKM Darurat (Dok.Instagram/@rumahseduh.jepara/https://www.instagram.com/p/CNi-6L6sgsy/Komarudin)
Kedai kopi di Jepara, Jawa Tengah, memberikan kopi gratis kepada petugas patroli dari Polres Jepara selama PPKM Darurat (Dok.Instagram/@rumahseduh.jepara/https://www.instagram.com/p/CNi-6L6sgsy/Komarudin)

Albani mengatakan kegiatannya untuk memberi kopi gratis kepada para petugas patroli di Kota Jepara akan berlangsung hingga PPKM Darurat berakhir. Ini bentuk kepedulian Al dan teman-temannya yang juga pelaku kopi untuk mereka yang berpatroli.

"Saya pribadi akan memberikan kopi gratis ini selama masa PPKM Darurat berakhir," terang lelaki yang mendirikan Rumah Seduh Jepara ini sejak dua tahun lalu.

Al berharap pandemi bisa segera berakhir dan ada solusi bagi para pelaku kopi. Bagi Al, saat ini belum ada solusi.

"Kami butuh bantuan dari pemerintah, tapi kami tak berharap banyak. Padahal, bahan baku kita berputar terus. Susu yang biasa gunakan itu, hanya bisa digunakan dalam waktu satu atau dua hari saja, meski ditaruh di dalam kulkas. Daripada susu busuk, lebih baik kami bagikan kepada aparat," papar Al.

Infografis Kopi-Kopi Indonesia yang Jadi Primadona

Infografis Kopi-Kopi Indonesia yang Jadi Primadona. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Kopi-Kopi Indonesia yang Jadi Primadona. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel