Kedatangan Dubes India Ditolak Gubernur Aceh, Kuliah Umum di USK Batal

Merdeka.com - Merdeka.com - Universitas Syiah Kuala (USK) membatalkan kuliah umum yang rencananya akan disampaikan Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia dan Timor Leste Manoj Kumar Bharti. Pembatalan itu atas permintaan Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang keberatan dengan tindakan dua politisi India menghina Nabi Muhammad SAW.

"Iya, pembatalan (kuliah umum) Dubes India karena keberatan Gubernur Aceh soal penghinaan yang dilakukan 2 politisi India itu," kata Koordinator Humas USK Ferizal Hasan kepada merdeka.com, Kamis (9/6).

Menurut Ferizal, jika tak terjegal perintah Gubernur Aceh, seyogianya Dubes Manoj Kumar akan mengisi kuliah umum di USK hari ini yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB sampai selesai.

Protes Aksi Dua Politisi BJP

Selain kuliah umum, Dubes India itu juga akan menyampaikan tentang program beasiswa Pemerintah India untuk mahasiswa Indonesia.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Nova Iriansyah memerintahkan bawahannya untuk mengakhiri segera kegiatan Dubes India di Banda Aceh. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk protes atas tindakan Nupur Sharma dan Naveen Kumar Jindal, dua politisi partai penguasa di India Bharatiya Janata Party (BJP), yang menghina Nabi Muhammad SAW.

"Sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam, kita keberatan sekali terhadap pernyataan 2 politisi India dari partai penguasanya," tulis Nova Iriansyah dalam cuitan Twitter resminya, Rabu (8/6). [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel