Kedubes India Beri Respons Terkait Pemberitaan Eksodus WN-nya ke Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kedutaan Besar India di Jakarta mengeluarkan pernyataan terkait pemberitaan adanya eksodus WN-nya ke Indonesia, usai ledakan kasus COVID-19 terjadi di negara tersebut.

Lewat pernyataan resmi yang diterima Liputan6.com dari Kedubes India pada Kamis (29/4/2021), semua penumpang yang berasal dari negaranya datang dengan memenuhi persyaratan yang telah diberlakukan oleh pemerintah RI.

"Semua penumpang yang berasal dari India ini membawa dokumen yang sah. Visa Pengunjung, Kitas, Izin Kitap dan mereka semua melakukan perjalanan setelah memenuhi persyaratan yang dipersyaratkan dari maskapai terkait yaitu Garuda Indonesia dan otoritas Indonesia yang bersangkutan," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Dalam pernyataannya, Kedubes India di Jakarta mengatakan baru ada dua penerbangan bolak-balik antara dua negara.

"Sejak kasus virus corona Covid-19 mulai meningkat di India, hampir tiga pekan lalu, baru ada dua penerbangan yang berangkat dari Indonesia dan kembali dari India bersama penumpang."

Saat ditanya mengenai perkembangan lebih lanjut, pihak Kedubes menyebut belum ada imbauan serta pelarangan dari pemerintah India bagi warganya untuk berkunjung ke Indonesia.

Laporan Kemenkes RI

Polisi melakukan pengamanan di sekitar Hotel Holiday Inn, Gajah Mada, Jakarta, Minggu (25/4/2021). Satgas Penanganan COVID-19 menyiapkan Hotel Holiday Inn sebagai tempat karantina bagi 141 WNA khususnya asal India yang negatif COVID-19 untuk dipantau 14 hari ke depan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Polisi melakukan pengamanan di sekitar Hotel Holiday Inn, Gajah Mada, Jakarta, Minggu (25/4/2021). Satgas Penanganan COVID-19 menyiapkan Hotel Holiday Inn sebagai tempat karantina bagi 141 WNA khususnya asal India yang negatif COVID-19 untuk dipantau 14 hari ke depan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkapkan adanya eksodus warga Negara (WN) India ke Indonesia setelah ledakan kasus Covid-19 di negara tersebut.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo pun angkat bicara.

Doni meminta Dirjen Keimigrasian dan Kementerian Luar Negeri bertindak cepat dengan adanya kejadian eksodus warga India ke Indonesia.

"Ini informasi penting bagaimana bisa masuk sementara kita masih melarang, kecuali punya Kitas, selain itu tidak boleh," kata Doni di rapat percepatan penanganan Covid-19 di Gedung Daerah Riau, Kamis, 22 April 2021.

Sementara itu, setidaknya, ada 117 WN India yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Rabu malam, 21 April 2021.

"Mereka menumpang pesawat AirAsia QZ988, dengan rincian pesawat itu membawa 127 penumpang dan kru, 117 diantaranya adalah warga negara India," tutur Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto, Jumat (23/3/2021).

Simak video pilihan di bawah ini: