Kehadiran Ahmad Amsori di Deklarasi Dukung Anies Disebut Tak Wakili NU

Merdeka.com - Merdeka.com - Kehadiran Ahmad Amsori saat deklarasi dukungan Anies Baswedan sebagai capres menimbulkan polemik. Dia disebut-sebut sebagai anggota LPBH NU.

Ketua PBNU Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrurrozi atau biasa disapa Gus Fahrur menegaskan bahwa kehadiran Ahmad Amsori di deklarasi Anies Baswedan tidak berkapasitas mewakili PBNU.

"Yang jelas tidak mewakili organisasi NU," kata Gus Fahrur, saat dikonfirmasi, Kamis (9/6).

"Sikap Ketua Umum PBNU sangat jelas, melarang penggunaan atribut NU untuk kegiatan dukung mendukung capres tertentu," tambahnya.

Gus Fahrur menyampaikan, jika saat ini Ahmad Amsori juga bukan lagi merupakan bagian dari PBNU.

Diketahui, Ahmad Amsori menjabat sebagai Wakil Ketua LPBH NU 2015-2020 pada masa kepemimpinan Said Aqil Siradj.

"Sekarang sudah tidak menjabat lagi dan waktu kepengurusan kemarin juga tidak aktif," jelasnya.

Ratusan orang yang mengatasnamakan Majelis Sang Presiden turut menggelar acara "Deklarasi Anies Baswedan sebagai Presiden Republik Indonesia Periode 2024-2029." Yang berlangsung di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (7/6).

Kelompok ini mengaku merupakan sekumpulan dari eks HTI, eks FPI, hingga mantan narapidana aksi terorisme. Salah satu yang dicari, yakni kehadiran sosok ketua panitia deklarasi yang disebut sebagai Abu Abdurrahman.

Sebagian pihak menyebut, Abu Abdurrahman memiliki nama asli Amsori. Foto Amsori juga beredar di media sosial yang disebut-sebut sebagai anggota LPBH NU.

Dalam acara deklarasi Anies, Amsori terlihat memakai kacamata, peci berwarna hitam, dan baju kemeja berwarna putih. Ia terlihat berlalu lalang di ballroom tempat acara itu dilangsungkan.

Bahkan, ia sempat menengahi pertikaian antara para tamu undangan terkait dengan adanya bendera dengan tulisan kalimat tauhid berwarna hitam dan putih yang diletakkan di atas panggung. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel