Kehilangan Mengajarkan bahwa Kita Tidak Pernah Memiliki Seutuhnya

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Kesedihan karena kehilangan orang yang dicintai, tidak diragukan lagi, adalah hal paling menyakitkan yang bisa dialami oleh setiap manusia. Intensitas rasa sakit dan penderitaan bahkan mungkin membuatmu patah hati. Tetapi kehilangan orang yang dicintai juga bisa menjadi momen pengajaran yang positif dan proses yang mencerahkan. Kehilangan sebenarnya dapat mengajarimu banyak hal tentang hidup dan inilah beberapa di antaranya.

Kamu akan menyadaro bahwa hidup terlalu singkat

Kamu mungkin pernah mendengar pepatah lama yang bijak ini berkali-kali sebelumnya. Ketika orang berkata, “Hidup ini terlalu singkat,” itu berarti kamu tidak boleh menyia-nyiakan waktumu di bumi untuk mengejar dan mencurahkan energimu pada hal-hal yang tidak berarti. Sebaliknya, kamu harus bertindak setiap hari untuk membangun kehidupan yang positif, produktif, dan progresif.

Hidup akan terus berjalan

Rasa sakit kehilangan orang yang dicintai mungkin terasa seperti tidak akan pernah berakhir. Terkadang, kita ingin dunia berhenti atau waktu memutar kembali waktu karena sepertinya tidak dapat melanjutkan hidup tanpa pasangan. Namun perlahan dirimu akan menyadari bahwa hidup terus berjalan dan dunia terus berputar meskipun dirimu masih tenggelam dalam kesedihan. Orang-orang pulih dalam waktu yang berbeda dengan caranya masing-masing.

Kamu akan mengetahui seberapa kuatnya dirimu

Ilustrasi/copyright shutterstock/Hananeko_Studio
Ilustrasi/copyright shutterstock/Hananeko_Studio

Sulit untuk bangkit jika kehilangan orang yang dicintai, terasa seperti dunia sedang runtuh. Namun, bagaimanapun, kamu masih bangun setiap hari dan menyadari bahwa diirmu terbentuk dari hal-hal yang lebih kuat yang bahkan kamu tak pernah sadari.

Kamu akan membuat perubahan kecil dalam hidupmu

Kamu mengalami krisis eksistensial ketika dirimu kehilangan orang yang dicintai. Ketika kamu mulai bertanya-tanya seberapa penting dirimu di dunia ini, kamu menyadari bahwa perlu mengejar hasrat dan mengikuti kata hatimu. Karena kehilangan adalah pengingat bahwa waktumu terbatas, dan kamu akan memutuskan untuk membuat perubahan kecil untuk membuat hidupmu lebih baik.

Kamu akan menciptakan lebih banyak kenangan bersama orang yang berharga dalam hidupmu

Satu-satunya hal yang tersisa ketika seseorang dalam hidupmu pergi adalah kenangan. Oleh karena itu, kamu belajar pentingnya menciptakan kenangan saat masih memiliki banyak orang yang berarti dalam hidupmu. Pada waktunya, kenangan inilah yang dapat meremajakan hidupmu dengan mengingatnya kembali saat hatimu telah pulih.

Kamu mampu memperkuat hubungan dengan orang yang masih bersamamu

Ilustrasi/copyright shutterstock/MiniStocker
Ilustrasi/copyright shutterstock/MiniStocker

Setelah mengalami masa lalu yang sulit, kamu akan mencoba memperbaiki hubungan yang dimiliki dengan orang-orang yang masih ada dalam hidupmu. Kehilangan orang yang dicintai akan membantumu melihat hubungan dengan orang lain dengan cara yang berbeda.

Memiliki penghargaan yang baru untuk cinta

Faktanya, kesedihan bisa menjadi penyakit mental jika keterampilan koping seseorang dan kemampuan untuk memproses perasaannya rumit. Namun, berduka juga bisa menjadi alat yang mengajarkan untuk menghargai cinta. Kamu mulai mencintai dan memperlakukan orang-orang dalam hidupmu dengan cara yang benar karena dirimu sekarang tahu betapa menyakitkannya jika harus kehilangan mereka.

Meskipun kita tidak pernah siap untuk kehilangan, terlebih ditinggalkan oleh orang yang sangat dicintai, mungkin ada pesan dan wawasan yang dapat diperoleh dari hal semacam ini dalam hidup. Sebab, seburuk apa pun itu, pasti selalu ada hal baik yang ada di dalam setiap kejadian.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel