Kejahatan Keuangan: Skandal Jaminan Fidusia

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

PLASADANA - Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, 99 persen perusahaan pembiayaan yang ada di Indonesia membebankan jaminan fidusia ke nasabah. Namun, banyak yang tidak setor ke negara. Ini adalah kejahatan!

Selama ini, perusahaan melakukan pembebanan fidusia terhadap nasabahnya. Dengan begitu, muncul kewajiban bagi perusahaan pembiayaan untuk mendaftarkan jaminan fidusia tersebut kepada Kementerian Hukum dan HAM.

"Kalau perusahaan pembiayaan sudah pungut biayanya maka wajib hukumnya mendaftarkan," ujar Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham, Aidir Amin Daud, menjawab Plasadana.com di kantornya, Jakarta, Selasa (23/4).

Selama ini, perusahaan dengan sengaja tidak mendaftarkan jaminan fidusia, padahal telah memungut biaya kepada konsumen ketika melakukan perjanjian kredit. Maka, kata Aidir, perusahaan tersebut telah melakukan kejahatan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

"Kalau dia sudah pungut duit tidak setor ke negara, ya itu merugikan negara. Itu kejahatan. Deliknya masuk tindak pidana penggelapan," ungkap Aidir.

Jaminan fidusia merupakan pengalihan hak penerima kredit kepada pemberi kredit, namun barangnya tetap ada pada konsumen. Jika terjadi gagal bayar, seperti pada kredit kendaraan, maka barangnya disita.

Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Selain itu, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130/PMK.010/2012. Isinya, kewajiban pendaftaran jaminan fidusia.

Penulis: Heru Budhiarto

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...