Kejaksaan Buru Anand Khrisna di Bali

Liputan6.com, Jakarta : Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan hingga kini belum dapat mengeksekusi terpidana pelecehan seksual, Anand Khrisna. Padahal sudah tiga kali kejaksaan melayangkan surat kepada tokoh spiritual itu agar menjalankan vonis 2,5 tahun penjara.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi, menyatakan, pihak keluarga Anand Khrisna sudah mengirimkan surat permohonan agar eksekusi terhadap Anand Khrisna ditunda. Surat permohonan penundaan eksekusi itu diajukan ke Jaksa Agung yang ditembuskan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

"Tapi, sampai dengan batas waktu pemanggilan hari Selasa tanggal 27 November 2012 lalu yang bersangkutan tidak juga hadir di kantor Kejari Jaksel," kata Untung, di Kejaksaan Agung, Senin (3/12/2012).

Ia mengakui, karena sudah tiga kali Anand tak juga mematuhi panggilan jaksa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dianggap tak kooperatif, kini kejaksaan tengah memikirkan langkah lain untuk mengeksekusi terpidana kasus pelecehan seksual itu.

"Sementara ini tim jaksa eksekutor sedang mengaji langkah-langkah yang akan ditempuh terkait perkembangan situasi seputar pemanggilan terpidana Anand Krisna," tegas dia.

Sumber Liputan6.com, tim eksekutor akan memburu Anand Khrisna ke Bali untuk menjalani hukuman sesuai putusan MA, sekaligus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Seperti diketahui MA membatalkan vonis bebas Anand dan menghukumnya dengan 2,5 tahun penjara. Dalam putusannya, majelis Hakim Agung menyatakan Anand terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan sebagaimana diatur Pasal 294 ayat (2) ke-2 KUHAP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Di tingkat pertama, Anand Krisna divonis bebas oleh hakim Ketua Albertina Ho, karena saat itu kesaksian korban pelecehan yakni Tara, Sumidah dan Sinta dibantah oleh keterangan saksi Maya Safira dan Anand. Tak ayal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutus bahwa perbuatannya tidak terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap muridnya Tara Pradipta Laksmi. (ARY)