Kejamnya COVID-19, Satu Keluarga Bertahan Hidup di Dalam Mobil

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVAPandemi sampai saat ini masih melanda dunia, bahkan masyarakat India terkena serangan gelombang kedua dari wabah virus COVID-19.

Setiap hari jumlah pasien yang dinyatakan positif bertambah ratusan ribu orang, membuat rumah sakit kewalahan. Ruang perawatan penuh, dan tabung oksigen langka di pasaran.

Bahkan, ada satu keluarga yang harus bertahan hidup di dalam mobil karena salah satu dari mereka terjangkit virus. Parahnya lagi, pasien itu sudah tua serta membutuhkan proses cuci darah.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Rushlane, Rabu 5 Mei 2021, kakak beradik Payal dan Akash Singh awalnya hendak mengantar ibu mereka, Parul ke rumah sakit untuk cuci darah.

Namun, wanita yang sudah lanjut usia itu beberapa hari sebelumnya menderita demam. Saat diperiksa, ternyata ia dinyatakan positif menderita COVID-19.

Karena kondisi rumah sakit sudah penuh dan proses cuci darah tidak mungkin dilakukan pada pasien yang menderita virus Corona, maka keduanya memutuskan untuk menyulap kabin mobil Multi Purpose Vehicle atau MPV yang tidak diketahui tipenya, menjadi ruang perawatan.

Mereka bertiga tinggal di dalam mobil yang diparkir di area rumah sakit itu, selama berhari-hari. Masalah semakin pelik, ketika sang ibu membutuhkan oksigen untuk membantu bernapas.

Setiap hari Akash dan Payal bergantian mencari tabung oksigen, yang harganya semakin mahal seiring kelangkaan stok di pasaran. Tidak setiap hari mereka berhasil mendapatkannya, seandainya ada pun hanya bisa dipakai selama beberapa menit saja.

Payal dan Akash sengaja tidak mau menitipkan Parul ke rumah saudara atau penginapan, karena khawatir virus bisa menyebar dan menjangkiti orang lain.

Setelah empat hari, akhirnya sang ibu kondisinya mulai membaik dan bisa mendapat perawatan di dalam rumah sakit. Sementara itu, Akash juga terpapar virus namun saat ini kondisinya sudah sembuh.