Kejar Capaian Vaksinasi di Daerah Demi Cegah Gelombang 3 COVID-19

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Indonesia terus mengejar capaian vaksinasi di daerah demi mencegah terjadinya gelombang ketiga COVID-19. Masyarakat diminta lekas vaksinasi karena vaksin yang beredar di Tanah Air sudah mendapatkan izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Usman Kansong berharap, bagi masyarakat yang belum divaksinasi untuk segera ikut vaksinasi COVID-19. Bagi mereka yang sudah vaksin bisa mengajak orangtua, keluarga, sanak saudara, dan lingkungan sekitar yang belum divaksin agar mau divaksin.

"Pemerintah berharap masyarakat segera lakukan vaksinasi COVID-19. Hal ini seiring langkah Pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah sekaligus sebagai antisipasi gelombang ketiga COVID-19," ujarnya.

Langkah lain untuk mengantisipasi gelombang ketiga COVID-19, lanjut Usman, Pemerintah juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk tidak lengah dan tetap waspadai kenaikan kasus COVID-19 sekecil apapun di wilayahnya, agar tidak terjadi gelombang baru COVID-19," lanjutnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Lambatnya Capaian Vaksinasi Lansia

Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi keliling untuk warga Kelurahan Malaka Jaya di RPTRA Bunga Rampai, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Pemprov DKI Jakarta memberikan pelayanan mobil vaksinasi COVID-19 keliling. (merdeka.com/Imam Buhori)
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi keliling untuk warga Kelurahan Malaka Jaya di RPTRA Bunga Rampai, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Pemprov DKI Jakarta memberikan pelayanan mobil vaksinasi COVID-19 keliling. (merdeka.com/Imam Buhori)

Saat ini, Pemerintah juga mengupayakan peningkatan vaksinasi bagi kelompok umur remaja dan lansia. Sejumlah upaya dilakukan, mulai memberikan sejumlah kemudahan dan strategi jemput bola bagi lansia hingga meningkatkan edukasi dan sosialisasi, khususnya lansia.

Merujuk riset, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, salah satu penyebab lambatnya capaian vaksinasi lansia adalah masih banyaknya warga yang belum mendapatkan informasi yang tepat dan menerima disinformasi.

Hal ini membuat banyak warga yang belum yakin terhadap fungsi dan manfaat vaksinasi.

“Karena itu, edukasi dan sosialisasi terus kita gencarkan. Peran aktif pihak keluarga dan masyarakat sekitar sangat diharapkan dalam bantu mendorong pelaksanaan vaksinasi lansia ini,” jelas Nadia.

Vaksinasi dinilai sebagai salah satu perlindungan utama bagi masyarakat Indonesia dari COVID -19. Masyarakat yang sudah divaksinasi akan mendapatkan perlindungan lebih sehingga bisa lebih terhindar dari risiko sakit berat dan akibat buruk lainnya bila terjangkit COVID-19.

“Kita berharap herd immunity atau kekebalan komunal segera terbangun. Karena itu, Pemerintah menargetkan 208 juta penduduk untuk segera mendapatkan vaksinasi,” tutup Nadia.

Infografis: Menanti Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

Infografis: Menanti Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun (Liputan6.com / Triyasni)
Infografis: Menanti Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun (Liputan6.com / Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel