Kejari Jaksel eksekusi Susno Duadji hari ini

MERDEKA.COM. Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan sudah melayangkan surat pemanggilan ke tiga terhadap mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji dengan batas pemanggilan yang jatuh pada hari ini. Jika Susno tak hadir, petugas kejaksaan akan lakukan upaya pemanggilan paksa terhadap Susno.

"Setelah tahu beliau tidak hadir baru kita pikirkan langkah-langkah selanjutnya, sekarang masih pagi masih menunggu beliau mudah-mudahan secara sukarela beliau melaksanakan," ujar Amir Yanto, PLH Kajari Jakarta Selatan saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (25/3).

Amir mengatakan, hingga saat ini pihak Susno maupun tim kuasa hukumnya belum ada respons terkait pemanggilan ini. Namun, pihak Kejari berharap Susno dapat memenuhi panggilan sebagai warga negara Indonesia yang baik.

"Ya kami mengharapkan beliau hari ini bisa melaksanakan nya, tapi belum ada konfirmasi dari pihak beliau," kata Amir.

Meski langkah terakhir akan dilakukan eksekusi, namun pihak Kejaksaan masih menunggu Susno yang diharapkan hadir memenuhi pemanggilan ke tiga. "Tidak ada, tapi kami mengharapkan beliau hadir atau belum sebaiknya segera memberitahu ya mudah-mudahan," papar Amir.

Sebelumnya, Komjen Susno Duadji menolak eksekusi yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terkait putusan kasasi yang ditolak Mahkamah Agung. Lantaran tidak datang hingga saat ini memenuhi panggilan kedua, Kejari Jakarta Selatan kembali melayangkan surat panggilan ketiga.

Saptoni N, Staff Khusus Pidana Umum mengatakan bahwa kedatangannya ke kediaman Susno di Jalan Cibodas No 7 Puri Cinere Depok untuk mengantarkan surat pemanggilan. Dia mengatakan, bahwa surat pemanggilan tersebut adalah surat pemanggilan ke tiga setelah dua surat sebelumnya tidak diindahkan oleh Susno.

Baca juga:
Jaksa Agung: Eksekusi Susno hanya persoalan waktu
Lagi, Susno Duadji menolak dieksekusi Kejari Jaksel
Kejaksaan Agung pastikan Susno Duadji masuk bui

Topik pilihan:
Pemerkosaan | Penembakan Lapas | Polisi Terkaya | Kudeta | Kebakaran Kompleks Istana

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.