Kejari Tangsel Serahkan Barang Bukti Pidana Penipuan Skema Ponzi Rp1 Triliun

Merdeka.com - Merdeka.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang memutus Budi Hermanto dengan kurungan penjara 13 tahun sesuai pasal penipuan dan TPPU atas perbuatannya melakukan penipuan model ponzi emas.

Sebanyak 6 Sertifikat apartemen, 12 kilogram perhiasan emas dan sejumlah uang tunai dalam perkara penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terpidana Budi Hermanto, diserahkan ke 22 saksi korban perkara tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, Silpia Rosalina, menegaskan bahwa eksekusi penyerahan barang bukti kepada para korban penipuan terpidana Budi Hermanto, sesuai amar putusan Pengadilan Negeri Tangerang, atas vonis terhadap terpidana Budi Hermanto.

"Dihadiri dari pihak korban dengan jumlah 22 orang, untuk mengenai pembagiannya agar diadakan musyawarah tersendiri oleh para saksi korban, sehingga di peroleh kesepakatan mengenai jumlah yang diinginkan dari masing-masing saksi korban," kata Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Silpia Rosalina, Jumat (23/9/2022)

Kajari menyerahkan bahwa perkara dengan terpidana Budi Hermanto, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tangerang nomor:1907/Pid.B /2021/PN Tng. Memutus barang bukti kerugian berupa 12 kilogram perhiasan emas, 6 Sertifikat rumah susun yang berlokas di Tangerang Selatan, serta jumlah uang tunai diberikan kepada para saksi korban atas kerugian yang dialami.

Dia menegaskan adapun, barang bukti yang diserahkan kepada para saksi korban kasus penipuan model ponzi emas oleh terpidana Budi Hermanto, diantaranya yaitu 12 kilogram emas dengan berbagai kadar gramasi emas.

“Barang bukti yang dikembalikan adalah emas perhiasan dengan karat 70%, 75% dan 87,5% dengan berat kotor 1796,73 gram, berat bersih 1749,42 gram dan berat ikat kalung 27,5 gram,” jelas dia.

Selain barang bukti perhiasan emas, para saksi korban juga menerima pengembalian beberapa bundel asli sertifikat hak milik (SHM) atas satuan Rumah Susun No.00261 di Desa/Kelurahan Lengkong Wetan, tanggal pendaftaran 01 Februari 2021, atas nama yang berhak Budi Hemanto berikut 1 (satu) bundel Asli Akta Jual Beli No.41/2020 tanggal 16 Desember 2020 selaku pembeli atas nama Budi Hermanto.

"Juga ada 5 bundel Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun dan 5 bundel asli Akta Jual Beli. Kemudian uang tunai pecahan Rp. 50.000 dengan jumlah total Rp.40.000.000.Dan terakhir uang tunai dengan pecahan Rp. 100.000 dengan jumlah Rp. 26.000.000,” terang dia. [ded]