Kejelian Ederson dan Skema Serangan Balik ManCity yang Hancurkan PSG

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Winger Manchester City, Riyad Mahrez, menjadi pahlawan timnya dengan menyingkirkan Paris Saint-Germain. Menurutnya, kemenangan ini hadir berkat strategi serangan balik mematikan.

ManCity melaju ke final usai menumbangkan PSG dua gol tanpa balas pada leg kedua semifinal Liga Champions di Etihad Stadium, dini hari tadi. Seluruh gol The Citizens pada laga ini diboyong oleh Mahrez.

Kemenangan ini menjadikan ManCity berhak melaju ke final setelah unggul agregat 4-1. Dikatakan Mahrez, kemenangan ini tak bakal hadir tanpa adanya skema yang apik dari serangan balik.

Pada laga tersebut, Les Parisiens sejatinya tampil dominan dengan menekan pertahanan ManCity demi meraih gol. Hal itu harus dilakukan lantaran Neymar cs membutuhkan gol demi memperpanjang napas mencapai final.

Sial bagi PSG, ManCity mampu melihat celah yang ditinggalkan di jantung pertahanan mereka. Kelengahan di lini belakang PSG itulah yang dimanfaatkan oleh anak-anak asuh Pep Guardiola untuk mencuri gol saat mereka asyik menyerang.

"Bukan strategi kami untuk menerapkan strategi serangan balik. Tapi, mereka perlu mendatangi kami dan mungkin pada saat itu kami sedikit terlalu dalam dan kami bagus dalam serangan balik," kata eks pilar Leicester City dikutip situs resmi UEFA.

"Itulah caranya dua gol tersebut hadir dan kami sangat senang," lanjutnya.

Lebih lanjut, pemain berpaspor Aljazair itu juga mengomentari umpan jauh Ederson yang menurutnya jadi kunci keberhasilan ManCity membuka keunggulan di laga ini. Baginya, umpan tersebut merupakan buah dari hasil latihan yang sudah dijalani selama ini.

"Tentu, umpan jauh Ederson (untuk gol pertama) sudah terencana. Kami tahu dia mampu menempatkan bola ke gawang lainnya. Kami melatih itu sepanjang waktu dan itu berhasil di laga ini," ujar Mahrez.

ManCity masih menunggu pemenang dari duel Real Madrid versus Chelsea yang bakal jadi lawan di partai final.