Kejutan Joe Biden Malah Jago di Pennsylvania, State Kunci Trump

Ezra Sihite
·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sejauh ini malah memimpin di negara bagian Pennsylvania, state ‘negara bagian’ yang amat kunci dengan suara elektoral dari elektor hingga 20. Padahal Pennsylvania dihitung harus menjadi negara bagian "milik" calon petahana Donald Trump apabila Trump ingin kembali terpilih di Pilpres 2020 ini.

Dilansir CNN International, perubahan "arah angin" Pennsylvania baru terjadi pada Jumat siang waktu Amerika ketika dengan 98 persen suara terhitung, Joe Biden menyalip posisi Donald Trump yang lebih awal unggul di negara bagian tersebut. Selain Pennsylvania, Joe Biden dengan mengejutkan juga unggul di negara bagian Georgia yang biasanya menjadi negara bagian yang dimenangkan oleh Republikan.

Namun Georgia sudah memutuskan dilakukannya penghitungan ulang alias recount dengan alasan terlalu sedikitnya margin suara keduanya hingga sudah menyentuh recount treshold atau ambang batas untuk melakukan recount.

Diperkirakan, recount juga akan memungkinkan dilakukan di Pennsylvania, negara bagian yang dimenangkan Trump pada Pemilu AS empat tahun silam.

Diketahui sudah 44 dari 50 negara bagian AS yang merampungkan penghitungan suara. Namun enam negara bagian ini adalah negara bagian kunci yang relatif memiliki kuota elektor yang relatif lebih banyak. Penghitungan mereka rata-rata baru di atas 95 persen.

Diketahui untuk bisa menang pemilu, capres AS harus mendapatkan 270 dari 538 suara elektor yang mewakili 50 negara bagian di AS. Persaingan antara Donald Trump dan Joe Biden kiat ketat, walau dari segi suara elektoral maupun popular vote, Joe Biden tetap masih unggul.