Kekecewaan Pemain Berdarah Batak Usai Cagliari Dilibas AC Milan

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 1 menit

VIVA – Hasil buruk diraih Cagliari dalam lanjutan Serie A, Selasa dini hari WIB, 19 Januari 2021. Gli Isolani takluk 0-2 dari AC Milan di Sardegna Arena.

Zlatan Ibrahimovic menjadi mimpi buruk untuk tim tuan rumah. Bomber asal Swedia ini mencetak dua gol di menit 7 dan 52.

Hasil ini disesali gelandang Cagliari, Radja Nainggolan. Pemain berdarah Batak ini menilai para pemain Cagliari merasa tegang saat bertemu pemuncak klasemen Serie A.

Baca juga: Borong 2 Gol AC Milan, Ibrahimovic Puji Peran Pemain Muda

"Seharusnya, kami bisa memberi lebih, kami tidak tampil buruk. Kami kebobolan gol bodoh. Lalu, kami kesulitan mencetak gol melawan tim seperti ini," kata Nainggolan pada Sky Sport Italia.

"Kami tak takut, tapi mungkin sedikit tegang. Tim ini punya kualitas, kami harus lebih menunjukkan kepribadian. Pemain hebat di atas kertas belum cukup. Kami perlu memperlihatkannya di setiap menit pertandingan," tegasnya.

Nainggolan kembali ke Cagliari di bursa transfer musim dingin Januari 2021 ini. Pemain 32 tahun ini dipinjamkan Inter Milan setelah kesulitan mendapatkan tempat.

"Saya sama sekali tak menyesal (pindah ke Cagliari), saya senang dengan apa yang saya berikan. Saya kembali karena saya butuh bermain. Jika Inter menang, saya juga senang. Tapi, fokus saya adalah menyelamatkan Cagliari dari degradasi," kata Nainggolan.

Kekalahan ini membuat Cagliari semakin dekat dengan jurang degradasi. Mereka menempati peringkat 14 Serie A dengan 14 poin dari 18 laga, hanya unggul satu angka dari Torino di zona merah.