Kekeh Berpesta Sampai Jam 11 Malam, 'Sound System' Warga Sikka Kena Angkut Satpol PP

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Sikka - Aparat gabungan dari Polres Sikka dan Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali membubarkan ratusan tempat pesta sambut baru pada Minggu (07/02/2021) malam.

Tidak hanya membubarkan tempat pesta aparat gabungan pun tidak segan menyita belasan sound system yang ada di tempat pesta itu.

Pantauan Liputan6.com, selain menyita puluhan sound system di tempat pesta yang masih membunyikan musik dan menimbulkan kerumunan warga, aparat gabungan pun mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Ratusan tempat pesta ini dibubarkan dalam razia aparat gabungan dari Polres Sikka dan Sat Pol PP dalam rangka patroli penertiban Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Iya, kurang lebih ratusan tempat pesta yang dibubarkan," ungkap Kabag Ops Polres Sikka AKP. Wilhelmus Sinlae, kepada media Liputan6.com, Minggu (7/2/2021).

Lanjutnya, ratusan tempat pesta ini, terpaksa harus dibubarkan aparat gabungan dari Polres Sikka dan Sat Pol PP karena tidak mengindahkan Instruksi Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang dikeluarkan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, beberapa waktu lalu.

"Patroli gabungan malam ini untuk menertibkan sesuai dengan surat edaran Bupati Sikka bahwa kegiatan masyarakat, terutama yang pesta dibatasi hanya sampai jam 6 malam" katanya.

Selain membubarkan ratusan tempat pesta, aparat gabungan juga menyita 17 unit power dan speaker aktif dari sejumlah tempat pesta yang berbeda.

Penyitaan alat musik ini karena ada tuan pesta yang masih keras kepala dan membunyikan musik setelah diimbau petugas.

"Tapi ternyata setelah kita melaksanakan patroli, ada pesta yang sampai jam 11 malam juga bunyi musik, sehingga dengan terpaksa kami mengangkut power dan alat musik yang ada," dia menegaskan.

Simak Juga Video Pilihan Berikut:

Petugas vaksinator menunujukkan vaksin CoronaVac dari SinoVac di RSUD Cengkareng, Jakarta, Kamis (14/01/2021). Vaksinasi Covid-19 tahap awal akan menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Petugas vaksinator menunujukkan vaksin CoronaVac dari SinoVac di RSUD Cengkareng, Jakarta, Kamis (14/01/2021). Vaksinasi Covid-19 tahap awal akan menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)