Kekhawatiran Muslim Inggris Tak Lolos Berangkat Haji karena Daftar via Daring

Merdeka.com - Merdeka.com - Muslim Inggris yang akan berangkat haji terancam hangus ribuan pounds dana ongkos haji mereka karena pemerintah Arab Saudi mengharuskan jemaah daftar melalui daring dan mereka terancam tidak lolos seleksi meski sudah membayar.

Sejumlah jemaah muslim Inggris mendaftar melalui agen travel haji dan sudah membayar ongkosnya.

Ongkos berangkat haji jemaah itu berkisar antara 6.000 euro hingga 10.000 euro atau sekitar Rp 92-153 juta.

Famida, bukan nama sebenarnya, berusia 30-an tahun yang tinggal di north west Inggris mengatakan kepada BBC, dia sudah menunggu berangkat haji dengan anggota keluarganya selama dua tahun.

Famida mengaku sudah mendaftar melalui agen travel lokal. Dia kemudian merasa "patah hati" ketika mendengar dia dan suaminya harus mendaftar melalui daring.

"Itu membuat kami sangat marah sampai menangis," kata dia, seperti dilansir laman BBC, Minggu (13/6).

Famida juga tidak yakin dengan mendaftar melalui sistem daring. Dia tidak tahu layanan seperti apa yang akan dia dapat, apakah dia bisa mengunjungi seluruh tempat bersejarah, berapa biayanya dan harus mengeluhkan protes kepada siapa jika ada masalah.

Meski dengan semua kekhawatiran itu, Famida sudah mendaftarkan namanya dan nama suaminya melalui situs daring dan dia berharap bisa berangkat haji dalam beberapa pekan mendatang.

"Saya punya anak yang masih sekolah, mereka juga ikut sepak bola dan madrasah," kata Famida. Dia khawatir tentang waktu yang mepet untuk berangkat haji jika berhasil lolos.

Ketua Seluruh Partai Parlemen untj Haji dan Umrah, Yasmin Qureshi sudah menulis surat kepada Menteri Haji dan Umrah, Taufik bin Fauzan Al Rabiah untuk meminta sistem daring ini ditunda hingga tahun depan.

Qureshi juga memohon agar dana ongkos haji yang sudah dibayarkan ke Saudi bisa dikembalikan. Dia juga menyampaikan keprihatinan untuk muslim yang seharusnya berangkat haji pada 2020 tapi ditunda akan mengalami kerugian keuangan jika tidak jadi berangkat.

Dia juga masih belum paham bagaimana dana haji jemaah bisa terlindungi dengan sistem pendaftaran daring ini.

"Khusus untuk tahun ini, jangan diatur melalui sistem portal daring, karena tidak akan bisa. Kepada siapa kita akan mengadu jika ada masalah?"

Sejumlah agen travel haji di Inggris juga khawatir mereka akan merugi. Kuota haji untuk Inggris sebelumnya adalah 25.000 jemaah setiap tahunnya.

Mohsin Shah, pemilik agen travel haji di Manchester dan rekanannya di London seharusnya memberangkatkan 48 jemaah haji bulan ini.

Dia mengatakan jemaah kini harus mendaftar ulang via daring dan dia tidak tahu berapa oranb yang akan mendapatkan visa.

Dia memasang tarif 9.500 euro untuk layanan haji bintang lima dan sudah membayar kepada penyedia jasa hotel dan transportasi di Saudi.

"Ini akan berdampak besar dari segi finansial karena kami tidak yakin apa yang akan terjadi dan bagaimana kami bisa mengaturnya karena hotel dan transpor sudah dipesan."

Menurut data dari kantor Statistik ada 3,72 juta muslim di Inggris. Semua jemaah dari Eropa, Amerika, dan Australia harus mendaftar haji melalui situs daring. BBC sudah meminta tanggapan dari Dewan Haji Inggris dan juga pemerintah Saudi mengenai hal ini. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel