Kekuatan Baru Timnas Spanyol yang Tak 'cuma' Dihuni Madrid dan Barca

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVATimnas Spanyol datang menghadapi Timnas Jerman dengan kekuatan baru. Pasalnya, kini La Furia Roja tak cuma dihuni oleh pemain Real Madrid dan Barcelona.

Sedikit mundur ke 2010, kala itu Timnas Spanyol pertama kalinya jadi juara Piala Dunia. Keberhasilan tersebut tak lepas dari kombinasi pemain Madrid dan Barca yang dipasang sebagai starter.

Nama-nama seperti Iker Casillas, Sergio Ramos, Gerard Pique, Carles Puyol, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez jadi tumpuan La Furia Roja merajai dunia.

Bahkan, skuad yang hampir sama turut membawa Spanyol meraih Piala Eropa kedua kalinya pada 2012. Namun, kini para pemain tersebut sudah mulai menua dan beberapa tak lagi dipanggil membela Timnas Spanyol.

Sejumlah perubahan dilakukan oleh pelatih Luis Enrique. Dia berani mencari pemain sesuai kebutuhan dan bukan berdasarkan nama besar seperti dikutip Marca.

Hanya Ramos dan Sergio Busquets yang berstatus pemain senior. Selebihnya, Enrique membawa pemain muda.

Tak cuma itu, Enrique juga menghilangkan dominasi Madrid dan Barca dalam Timnas Spanyol. Kini, pemain La Furia Roja lebih variatif dengan memanggil pemain dari klub LaLiga lainnya.

Atletico Madrid, Real Sociedad, Athletic Bilbao, dan Villarreal menjadi bagian dari skuad asuhan Luis Enrique saat ini. Pemain seperti Koke, Mikel Oyarzabal, Mikel Merino, Gerard Moreno, dan Adama Traore jadi andalan baru La Furia Roja.

Hal itu berpengaruh pula pada rata-rata usia pemain Spanyol. Pada Piala Dunia 2018, rata-rata usia penggawa La Furia Roja adalah 28,04 tahun. Kini, sudah jauh lebih muda menjadi 25,48 tahun.