Kekurangan Vitamin D Lebih Rentan Terpapar COVID-19

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Penelitian yang diterbitkan Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism Endocrine Society mengungkapkan orang yang kekurangan Vitamin D lebih rentan terpapar COVID-19. Fakta itu terungkap dalam penelitian yang dilakukan di sebuah Rumah Sakit di Spanyol.

Penelitian tersebut melibatkan 200 pasien COVID-19. Hasilnya mengungkapkan, 80 persen dari pasien COVID-19 teridentifikasi juga orang yang kekurangan Vitamin D.

Vitamin D adalah hormon yang diproduksi oleh ginjal dan berfungsi mengendalikan konsentrasi kalsium darah serta memengaruhi kekebalan tubuh. Kekurangan Vitamin D menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan kekebalan tubuh.

"Satu diantara pendekatannya adalah mengidentifikasi dan mengobati kekurangan Vitamin D. Terutama individu berisiko tinggi, seperti orang tua, pasien dengan penyakit penyerta," kata peneliti dari University of Cantabria Spanyol, Jose L Hernandez Phd, seperti dikutip Science Daily, Rabu (4/11/2020).

"Pengobatan dengan Vitamin D harus direkomendasikan terhadap pasien COVID-19. Pendekatan ini mungkin punya efek menguntungkan, baik untuk muskuloskeletal maupun sistem kekebalan tubuh," tegas Jose.

Penelitian juga mengungkapkan pasien COVID-19 pria memiliki kadar Vitamin D yang lebih rendah dari wanita. Pasien COVID-19 dengan kadar Vitamin D yang lebih rendah juga mengalami peningkatan kadar penanda inflamasi serum seperti ferritin dan D-dimer.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini